Hard News

Niatnya Menikmati Pantai, Warga Balikpapan Tergulung Ombak dan Ditemukan Meninggal

Niatnya Menikmati Pantai, Warga Balikpapan Tergulung Ombak dan Ditemukan Meninggal
Tim Basarnas Kaltim melakukan evakuasi kepada jasad Aditiya yang hilang tergulung ombak di pantai Balikpapan. (Dok Basarnas Kaltim)

Niatnya Menikmati Pantai, Warga Balikpapan Tergulung Ombak dan Ditemukan Meninggal. Saransyah, sahabat Aditiya hanya bisa melihat korban tersapu ganasnya ombak pantai Balikpapan tanpa bisa berbuat apapun.

Akurasi.id, Balikpapan – Niatnya hendak bersenang-senang malah berujung petaka. Siapa menyangka hari itu adalah hari terakhir Saransyah melihat senyum temannya Aditiya Candra. Mereka berdua kala itu tengah berenang di tepi pantai belakang Bandara Lama, Sepinggan, Balikpapan Selatan, pada Sabtu (24/7/2021) pukul 17.55 Wita.

Namun tak disangka gulungan ombak besar saat itu membuat tubuh Aditiya ikut terseret ke dalam arus air, lalu menghilang di tengah suara gemuru laut. Saransyah yang melihat dengan mata telanjang itu, pun tak dapat berbuat apa-apa, walaupun di hatinya ada rasa ingin menolong, namun lantaran ganasnya ombak membuat dia hanya berdiri di pinggir pantai sambil menitihkan air mata.

Saransyah pun hanya bisa melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar untuk dapat menolong rekannya yang sudah tak terlihat lagi. Namun apa daya, laut yang ganas telah menyudahi upaya Saransyah menolong sahabatnya tersebut.

Kasi Ops Basarnas Kaltim Octavianto yang dikonfirmasi media ini, mengatakan pihaknya menerima informasi ada warga Balikpapan tergulung ombak sekitar pukul 18.10 Wita. Pasca mendapatkan informasi ada warga Balikpapan tergulung ombak, pihaknya langsung menurunkan anggotanya untuk melakukan pencarian.

“Sore kemarin pada pukul 18.10 Wita (24/7/2021), kami menerima laporan dan anggota kami langsung bergegas dan menuju tempat kejadian pada pukul 18.30 Wita. Anggota membawa rubber boat dan beranggotakan 4 orang team rescuer,” jelasnya kepada media, Minggu (25/7/2021).

Setelah melakukan pencarian dari malam hingga siang hari, akhirnya tubuh Aditiya warga Jalan Marsma R Iswahyudi itu berhasil ditemukan Tim SAR gabungan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian. “Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (25/7/2021) pagi sekira pukul 11.15 Wita. Kami menemukannya sejauh 500 meter ke arah timur dari titik laporan korban tenggelam,” kata Octavianto.

Setelah berhasil menemukan korban, Tim Basarnas kemudian langsung membawa jasad Aditiya ke rumah sakit menggunakan ambulance untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga. “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR ditutup. Dan seluruh kesatuan yang terlibat dikembalikan kesatuannya masing-masing,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks