Hard NewsHeadline

Mobil Terbalik di Bonles, Jadi Kecelakaan Tunggal di Awal 2021

Mobil Terbalik di Bonles, Jadi Kecelakaan Tunggal di Awal 2021
Mobil terbalik di Bonles bernopol area Jakarta. (istimewa)

Mobil terbalik di Bonles, jadi kecelakaan tunggal di awal 2021. Mobil bernopol Jakarta itu ringsek saat ditemukan di tepi jalan.

Akurasi.id, Bontang – Mengawali tahun baru 2021, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) kembali terjadi di Kota Taman -sebutan Bontang-.

Kecelakaan tersebut dialami mobil Avanza putih dengan nomor polisi B 2130 SFZ di kawasan Bontang Lestari (Bonles). Diketahui mobil tersebut menuju arah pusat kota.

Baca Juga  Berebut Lahan Parkir, Seorang Pria di Samarinda Nekat Bacok Teman

Hal ini dijelaskan Kasat Lantas Bontang, AKP Imam Syafi’I, dia mengatakan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dikemudikan oleh DS. Beruntungnya dalam peristiwa itu kondisi sopir baik dan tidak ada korban jiwa.

“Ini kecelakaan tunggal, kondisi supir baik-baik saja tidak ada luka, tidak ada juga korban jiwa,” ucap AKP Imam saat memberikan keterangan kepada Akurasi.id via telepon, Jumat (1/1/2021).

Dia menjelaskan dugaan kronologi kecelakaan tunggal tersebut. Di mana kondisi ban belakang bagian kiri kempes. Sehingga mengakibatkan mobil oleng saat menikung di tikungan tajam. Akibatnya mobil keluar dari jalur.

“Menurut keterangan supir, ban kiri belakangnya kempes, jadi pas mau belok mungkin oleng akhirnya keluar dari badan jalan, kemudian terbalik,” jelasnya.

Mengenai kondisi pengendara saat mengemudi, Imam mengatakan pengendara tidak dalam pengaruh minuman beralkohol. Sedangkan kondisi mobil mengalami kerusakan pada mesin serta bagian depan dan samping jendela mengalami kerusakan.

Baca Juga  Patroli PPKM, Sekda: Masyarakat Bontang Taat Prokes

“Mobil sekarang sudah kami amankan di Polres, pengendara juga sudah kembali ke rumah, karena tidak mengalami luka,” beber dia.

Tak lupa, Imam memberikan imbauan kepada semua pengendara untuk lebih teliti dan sadar terhadap kondisi kendaraan yang akan dikemudikan. Hal itu dilakukan agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi dan menghindari peristiwa yang tidak diinginkan.

“Sebelum berkendara sebaiknya kondisi kendaraan harus dicek dulu, apakah dalam kondisi baik atau tidak, itu perlu dilakukan untuk keselamatan bersama,” pungkasnya. (*) 

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks