Hard NewsHeadline

Pegawai Sebuah Hotel di Bontang Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakannya, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian

Pegawai Sebuah Hotel di Bontang Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakannya, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian
Seorang pria ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah rumah kontrakan di Jalan Paprika 1, RT 44, Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara pada Jumat (1/1/2021). (Ilustrasi)

Pegawai Sebuah Hotel di Bontang Ditemukan Tewas di Kamar Kontrakannya, Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian. Guna keperluan penyelidikan dan mengetahui penyebab kematian yang bersangkutan, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Taman Husada Bontang.

Akurasi.id, Bontang – Kasus penemuan mayat di Kota Bontang dalam beberapa waktu terakhir terus mengagetkan masyarakat setempat. Kebanyakan di antaranya adalah kasus bunuh diri. Nah, terbaru, warga Jalan Paprika 1, RT 44, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang yang dibuat kaget pada Jumat (1/1/2021).

Ya, warga Jalan Paprika 1 dikagetkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam rumah kontrakan yang ada di daerah itu. Belakangan diketahui, kalau mayat pria itu berinisial YS (35). Dari informasi warga RT 44, Jalan Paprika 1, diketahui kalau korban sehari-harinya bekerja di sebuah hotel di Bontang.

Baca Juga  Berebut Lahan Parkir, Seorang Pria di Samarinda Nekat Bacok Teman

Bhabinkamtibmas Gunung Elai, Aipda Anton yang berada di lokasi kejadian, menjelaskan posisi mayat saat ditemukan dalam keadaa telungkup. “Posisinya telungkup, ini kami belum berani cek, masih menunggu Tim Inafis Polres Bontang,” kata dia kepada awak media, Jumat (1/1/2020).

Saat ditemukan, YS berada di atas kasur berwarna merah tua, lengkap menggunakan kaos berwarna putih hitam dan sedikit garis merah. Ketika itu, korban menggunakan celana pendek berwarna biru.

“Di sekitar kasur terdapat banyak botol bekas air mineral. Bungkus mie instan, dan plastik yang berserakan. Terdapat pula sebuah tongkat yang disandarkan ke tembok berwarna krem,” ungkap Aipda Anton.

Baca Juga  La Nina Diperkirakan Berlangsung hingga Februari, BMKG: Samarinda Patut Waspada Banjir

Dia menceritakan, penemuan mayat YS bermula saat rekannya yang datang ke kontrakan korban. Rekan korban yang tiba di lokasi sempat mengetuk pintu kontrakan itu berulang kali. Namun tidak ada respons atau jawaban apapun dari korban.

“Karena tidak ada jawab, temannya korban mencoba mengintip korban di dalam kamarnya lewat ventilasi, setelah itu langsung lapor Pak RT, terus ke saya. Kemarin tetangga juga lihat dia keluar terakhir jam 9 malam, setelah itu tidak ada keluar rumah lagi,” jelas Aipda Anton.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab kematian YS. Saat ini, mayat YS telah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang oleh Tim Inafis Polres Bontang dengan menggunakan alat APD lengkap sekitar pukul 21.20 Wita.

Baca Juga  Kendaraan Alat Berat Kerap Melintas di Siang Hari, AKP Imam: Itu Melanggar, Bontang Butuh Perda

“Jasad korban sudah dibawa ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan sementara, YS ini katanya memiliki riwayat penyakit diabetes, dan ada luka di jempol kaki kanannya,” ungkapnya.

Hal yang sama dikatakan Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Makhfud Hidayat. Dia menyebutkan, kalau jenazah yang bersangkutan sudah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang untuk dilakukan autopsi. “Mayat YS sudah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks