Hard NewsHeadlineHukum

Investasi Bodong Arisan Online, Istri Polisi Raup Rp200 Juta

Investasi Bodong Arisan Online, Istri Polisi Raup Rp200 Juta
Investasi bodong arisan online, ilustrasi. (ist)

Investasi bodong arisan online, istri polisi raup Rp200 juta. Sudah puluhan member yang menjadi korbannya.

Akurasi.id, Penajam Paser Utara – Investasi dan arisan online justru jadi malapetaka. Janji manis mendapat keuntungan 2 kali lipat hanyalah buaian palsu. Puluhan member investasi bodong dan arisan online pun masuk ke dalam perangkap.

Baca juga: Isap Vape Isi Sabu-sabu, Warga Kutim Diamankan Polisi di Warung Bakso

Terungkapnya kasus penipuan tersebut berawal dari laporan para member. Polisi pun menyelidiki kasus tersebut. Rupanya, pelaku YT (34), merupakan istri dari polisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim. Akhirnya ditangkap lantaran menipu puluhan member arisan online dan investasi bodong.

“Pelaku menjanjikan korban dengan untung 2 kali lipat dari investasi bodong tersebut, sedangkan untuk arisan onlinenya diketahui banyak yang fiktif,” jelas Iptu Dian Kusnawan Kasat Reskrim Polres PPU, saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2020).

Adapun total kerugian para korban mencapai Rp200 juta. Caranya dengan mengiming-imingi korban dengan bunga besar 100-200 persen. Agar meyakinkan, YT mempublikasikan nama member yang telah mendapatkan dana di akun sosial medianya.

“Ada yang jangka waktu hanya 7 hari, 14 hari, sebulan, dan yang paling lama 3 bulan,” ucapnya.

Investasi Bodong Arisan Online, Istri Polisi Raup Rp200 Juta
Kasat Reskrim Polres PPU Iptu Dian Kusnawan berikan penjelasan. (ist)

Dari pengakuan pelaku, bisnis yang telah dijalani 2 tahun lalu itu, awalnya berjalan lancar. Namun lantaran jumlah member yang semakin bertambah, hingga akhirnya ia tak dapat menutupi bunga yang diberikan. Lantaran dirasa terlalu besar.

“Saya meminta kepada para korban yang mengalami hal serupa agar melapor ke Polres PPU dengan membawa bukti-bukti setoran uang, saat ini sudah ada 17 orang yang melapor,” ungkapnya.

Dian menambahkan, saat ini YT telah ditetapkan sebagai tersangka sejak ditahan pada Sabtu (17/10/2020) lalu. Kendati demikian suami YT yang menjabat sebagai anggota kepolisian tidak ada keterkaitannya dengan kasus yang menimpa istrinya itu.

Baca Juga  PSK Korban Penganiayaan Teman Kencannya Dihajar 11 Kali Pukulan Palu dan Nyaris Kritis

“Saat ini tersangka YT ditahan di Mapolres PPU. Dia dikenakan Pasal 28 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi Transaksi (ITE) joncto 378 KHUP tentang Tindak Pidana Penipuan. Dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks