Isu Terkini

Andi Harun-Rusmadi Bidik Program 100 Hari Kerja, Sugeng: Program Sejalan dengan Pro-Bebaya

Andi Harun-Rusmadi Bidik Program 100 Hari Kerja, Sugeng: Program Sejalan dengan Pro-Bebaya
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Samarinda Sugeng Chairuddin saat diwawancarai awak media. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Andi Harun-Rusmadi bidik program 100 hari kerja, Sugeng: Program sejalan dengan Pro-Bebaya. Untuk itu, semua OPD yang ada di lingkungan Pemkot Samarinda diminta untuk ikut serta dalam menyukseskan program itu. Sehingga bisa cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Akurasi.id, Samarinda Jelang hari pelantikan Wali Kota dan Wakil Walikota Samarinda terpilih Andi Harun-Rusmadi pada pekan terakhir Februari 2021 secara virtual, draf Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota telah dibahas dalam rapat yang berlangsung di Pemkot Samarinda, Senin (22/2/2021).

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin mengatakan, bahwa program Andi Harun-Rusmadi yang dikenal dengan Program Pemberdayaan Masyarakat atau Pro-Bebaya merupakan program 100 hari kerja sejak mereka dilantik pada 26 Februari nanti.

Dalam mengisi transisi jabatan kepala daerah, Sugeng mengakui jika selalu berkomunikasi dengan wali kota dan wakil wali kota terpilih, terutama terkait hal apa saja yang harus segera dilaksanakan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program kerja sesuai visi dan misi Andi Harun-Rusmadi sebagai wali kota dan wakil wali kota Samarinda.

“Wali kota berharap program yang sudah ditawarkan nanti bisa diakomodir dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan disesuaikan dengan Renstra (Rencana Strategis) kerja di masing-masing OPD,” ucap Sugeng.

Ia juga menyebut bahwa Wali Kota terpilih Andi Harun mengharapkan, program 100 hari kerjanya dapat sinkron dengan program kerja wali kota sebelumnya, khususnya yang berkaitan dengan program Pro-Bebaya.

“Beliau menginginkan setelah dilantik bisa langsung melaksanakan program 100 hari kerja sesuai visi dan misi untuk dijadikan ukuran dalam masa kerja yang akan datang,” sebutnya.

Baca Juga  Penerapan PPKM Akhir Pekan Hanya Berlaku di Atas Kertas, Bontang Masih di Zona Merah

Selain itu, OPD di lingkungan Pemkot Samarinda diharapkan bisa semakin solid dan fokus untuk mendukung program tersebut. “Pro-Bebaya ini menyentuh hingga ke tingkat RT dengan anggaran minimal Rp100 juta per RT. Kebetulan untuk mekanisme pelaksanaannya kami juga sudah studi ke Kota Kediri, Jawa Timur,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, program yang sudah direncanakan dan diajukan oleh RT beserta warganya, akan diakomodir oleh pihak kelurahan. Dengan adanya perwali nantinya bisa dijadikan pedoman bagi pelaksana di tingkat kelurahan dan RT.

“Perwali ini sudah melalui prosedur yang ditentukan oleh perundang-undangan. Akan ada kearifan lokal yang perlu disampaikan sehingga tidak ada pasal karet yang harus dipersepsikan. Kami akan deskripsikan kepada OPD yang mempunyai hubungan dengan program Pro-Bebaya untuk dijadikan regulasi,” tutupnya.

Selain itu, Kepala Diskominfo Samarinda, Aji Syarif Hidayat mengatakan, bahwa pelantikan akan digelar secara serentak dan virtual di 6 kabupaten/kota di Kaltim. Untuk wilayah Kota Samarinda akan dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda pada 26 Februari mendatang.

Persiapan terkait pelantikan Andi Harun dan Rusmadi sebagai wali kota dan wakil wali kota Samarinda terpilih itu, dikatakan pria yang karib disapa Dayat ini, sudah cukup siap dan tinggal menunggu waktu pelantikan saja lagi.

“Sejauh ini Pemerintah Kota Samarinda telah siap untuk melaksanakan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih, untuk jaringan sudah juga, suara juga sudah di tes. Sejauh ini bagus saja,” ujarnya singkat. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks