Isu Terkini

Bontang Menjadi Satu dari 13 Daerah di Indonesia yang Raih Penghargaan Kota Peduli Sampah

Bontang Menjadi Satu dari 13 Daerah di Indonesia yang Raih Penghargaan Kota Peduli Sampah
Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Secara Daring di Command Center Gedung 3D Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Bontang menjadi satu dari 13 daerah di Indonesia yang raih penghargaan kota peduli sampah. Penghargaan itu, salah satunya tidak lepas dari kebijakan Pemkot Bontang untuk menekan penggunaan sampah plastik, terutama di toko dan swalayan. Termasuk membangun kesadaran masyarakat menjadi sehat tampa sampah.

Akurasi.id, Bontang – Penghargaan kembali diraih Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang di awal 2021 ini. Lewat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang berlangsung secara virtual pada Senin (22/2/2021) kemarin, Bontang dinobatkan sebagai salah satu kota peduli sampah sehingga berhak mendapatkan penghargaan.

Pada peringatan HPSN yang dilaksanakan setiap 21 Februari itu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengusung tajuk Sampah Bahan Baku Ekonomu di Masa Pandemi. Acara yang berlangsung secara dering itu turut dihadiri Menteri LHK Siti Nurbaya.

Dalam kesempatan itu, Bontang berhasil meraih predikat Kota Peduli Sampah bersama 13 kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Piagam penghargaan itu sendiri diterima oleh Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase secara daring.

Kepada awak media, Basri Rase memastikan predikat Kota Peduli Sampah tersebut, akan menjadi pemantik semangat pemerintah dan masyarakat untuk meminimalisir penggunaan sampah. Terutama dalam mendukung Bontang sebagai kota sehat dan bebas sampah.

“Apresiasi yang diberikan KLHK, akan jadi penyemangat kami dan kita semua masyarakat Bontang. Ke depan sampah akan kita kelola dengan baik, sampah bukan lagi sampah tapi jadi sumber pendapatan yang baru untuk warga,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Heru Triatmojo menyebutkan, penghargaan ini membuat DLH  dan masyarakat termotivasi  untuk lebih peduli terhadap sampah. Salah satu yang sudah diterapkan yakni dengan meniadakan penggunaan kantong plastik di toko atau swalayan.

Baca Juga  Dalami Korupsi Perusda PT MGRM Kukar, Kejati Kaltim Sita 3 Kendaraan, Ada Mobil Mercy dan BMW

“Tentunya ini menjadi motivasi bagi kita semua, terutama kami di DLH untuk lebih maksimal lagi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli dengan sampah. Di Bontang sendiri tersedia bank sampah sudah disediakan di setiap Kelurahan,” ucapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks