Isu Terkini

Pasca Banjir Kalsel, Posko Dibanjiri Pakaian Bekas

Pasca Banjir Kalsel, Posko Dibanjiri Pakaian Bekas
Para korban banjir bandang yang tengah mencari pakaian bekas di salah satu Posko pakaian yang menumpuk. (Muhammad Budi Kurniawan)

Bantuan dari para donatur untuk korban banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus berdatangan dari sejumlah daerah di Kalimantan. Bahkan, Posko dibanjiri pakaian bekas.

Akurasi.id,Hulu Sungai Tengah Pasca Banjir Bandang yang terjadi di Desa Halat Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel), Posko dibanjiri pakaian bekas dari donatur bantuan dari berbagai daerah.

“Ini baju kita kumpulkan di satu titik, sebagian baju sudah dipilih-pilih oleh para korban, nah yang tak terpakai atau tidak cocok ditaruh di sini, supaya mereka yang lain bisa mencari-cari di sini,” jelas Mahdi, perangkat desa Halat saat dijumpai pada Jumat (22/1/2021).

Baca Juga  Hotel dan Guest House Jadi Sarang Prostitusi Online, Satpol-PP Bisa Apa?

Ia menjelaskan, untuk kondisi pakaian memang sebagian ada yang layak pakai dan tidak layak.

“Sebagian layak pakai, dan tidak, tapi kami sebagai korban sangat berterima kasih kepada para donatur yang telah membantu kami,” terangnya.

Mahdi menambahkan, saat ini para korban memang tak terlalu membutuhkan pakaian, sebab sudah terlalu banyak dan menumpuk.

“Saat ini para korban sangat membutuhkan makanan, dan obat-obatan,” tuturnya.

Selain itu, salah satu korban banjir, Misran, yang tengah mencari pakaian mengatakan jumlah bantuan pakaian sudah cukup. Bahkan berlebihan.

Baca Juga  Formasi Penerimaan CPNS Bontang: Terbanyak Guru PPPK, Ini Jumlah yang Dibutuhkan Pemkot

“Kalau pakaian sudah cukup, tapi sekarang kita butuh pakaian dalam, dan perlengkapan anak-anak, selain sembako,” ucapnya.

Dari pantauan media ini, hingga saat ini bantuan dari para donatur untuk korban banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah terus berdatangan dari sejumlah daerah di Kalimantan.

Untuk diketahui banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang terjadi pada Kamis malam (14/1/2021) menyebabkan puluhan rumah hanyut dan ratusan terendam. Selain itu banjir bandang juga membuat jembatan di wilayah itu putus.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks