DPRD Kaltim

Jalan Tol hingga Bandara Bakal Dievaluasi Komisi III DPRD Kaltim 

jalan tol
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. (Muhammad Aris/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Molornya pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda membuat DPRD Kaltim mulai bertanya-tanya. Setahun terakhir, rencana peresmian megaproyek yang sudah diagendakan pemerintah itu terus-terusan molor.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengatakan, semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bakal dipanggil oleh pihaknya dalam waktu dekat untuk membahas progres pembangunan jalan tol tersebut.

Baca Juga: Bahas Persiapan IKN, Komisi III Segera Kunker ke PPU dan Kukar

Selain karena memang dinilai sudah cukup lama dibangun, proyek jalan bebas hambatan pertama di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim – itu juga dinilai sudah cukup mendesak untuk segera dirampungkan. Bahkan proyek itu sebelum akhir tahun ini semestinya sudah dapat diresmikan dan difungsikan.

Logo dprd KaltimAda banyak alasan yang dikemukakan pria yang karib Hasan ini. Salah satu di antaranya, proyek ini dianggap penting sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Pemerintah Kaltim terhadap rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Benua Etam.

Karenanya, mulai dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUTRPR) hingga Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim bakal dipanggil satu persatu oleh Komisi III.

“Rencana hearing sudah kami buatkan skedul dengan Dinas PU dan Bappeda Kaltim. Jalan tol ini memang perlu dibahas segera bagaimana progres atau kelanjutannya,” kata dia belum lama ini.

Keberadaan jalan tol sendiri diakuinya memang sudah cukup lama dinantikan masyarakat. Dengan dana ratusan miliar yang telah digelontorkan dalam megaproyek itu, tentu masyarakat sangat ingin menikmati hasilnya.

“Teman-teman dari Komisi III sudah membuat tim khusus yang membahas itu. Dishub dan Dinas PU mungkin yang akan kami panggil lebih awal,” katanya.

Selain masalah proyek jalan tol, Hasan menyebutkan, Komisi III juga berencana memanggil Dishub dan Bappeda Kaltim untuk mengevaluasi pembangunan Bandara APT Pranoto Samarinda. Terlebih dengan adanya sejumlah kerusakan pembangunan di bandara itu.

“Iya, dalam beberapa waktu terakhir inikan, kami sering mendapatkan laporan adanya kerusakan di Bandara APT Pranoto. Salah satunya soal kerusakan runway. Kemudian ada juga terkait pemasangan lampu di landasan bandara,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close