HeadlinePolitik

Jelang Musda, Tiga Nama Mencuat Jadi Ketua Golkar Kutim, Satu Pendatang Baru

Jelang Musda, Tiga Nama Mencuat Jadi Ketua Golkar Kutim, Satu Pendatang Baru
Sayid Anjas, Asti Mazar dan Maswar adalah tiga nama yang sudah muncul kepermukaan sebagai calon ketua DPD II Partai Golkar Kutim. (Redaksi Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipastikan akan dihelat pada Kamis (13/8/2020) besok bertempat di Hotel Royal Victoria Sangatta. Jelang musda, diketahui ada 3 nama yang mencuat sebagai calon ketua, satu di antaranya diketahui merupakan pendatang baru.

baca juga: Kamis Besok Musda Partai Golkar Kutim Digelar, Marsidik: Ini Imbauan Pengurus DPP

Siapa saja ketiga nama dimaksud? Sekretaris DPD II Partai Golkar Marsidik mengungkapkan, kalau ketiga orang itu masih merupakan kader partai. Mereka adalah Sayid Anjas dan Asti Mazar. Sementara satu nama baru adalah Maswar Mansyur.

Untuk diketahui, Sayid Anjas merupakan ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kutim dan saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) DPD II Partai Golkar Kutim pasca ditanggalkan Kasmidi Bullang. Anjas juga diketahui menjabat sekretaris pemenangan pemilu DPD I Golkar Kaltim wilayah Bontang, Kutim dan Berau.

Sementara Asti Mazar, sebagaimana diketahui saat ini dipercaya menjabat wakil ketua I DPRD Kutim. Asti pun tercatat sebagai pengurus DPD II Partai Golkar Kutim dan telah duduk sebagai anggota DPRD Kutim selama 2 periode berturut-turut.

Adapun untuk nama Maswar Mansyur memang terbilang baru. Namun demikian, Maswar diketahui telah cukup lama berkecimpung dan menjadi kader Partai Golkar. Saat ini, Maswar diketahui duduk sebagai anggota DPRD Kutim dan menjabat ketua Komisi D DPRD Kutim.

“Untuk nama-nama yang muncul dan saya dengar sih, ada Sayid Anjas. Ibu Asti Mazar juga muncul. Lalu ada pendatang baru Maswar Mansyur. Cuman dalam bentuk pendaftaran di formulir, saya sendiri memang belum ada melihatnya,” ungkapnya kepada media ini, Rabu (12/8/2020) malam.

Lebih lanjut dijelaskan Marsidik, dalam pencalonan ketua DPD II Golkar Kutim ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, seseorang itu harus tercatat sebagai kader dan pengurus Partai Golkar. Kedua, syarat khususnya yakni calon wajib mendapatkan dukungan 30 persen dari 24 suara yang diperebutkan.

“Dari 24 suara itu, ada dari organisasi sayap partai pendiri dan mendirikan, terus suara PPK, DPD I Golkar Kaltim dan DPD II Golkar Kutim. Itu yang harus diperebutkan oleh calon yang ingin maju sebagai ketua,” ungkapnya.

Marsidik sendiri ingin pelaksanaan Musda DPD II Partai Golkar Kutim berlangsung sesuai yang telah dijadwalkan yakni satu hari pada Kamis, 13 Agustus 2020 besok pagi. Apalagi saat ini, pelaksanaan musda dihelat di tengah masa pandemi Covid-19.

“Sekarang kita sedang dalam masa pandemi. Nantinya, pelaksanaan musda akan mengikuti protokol kesehatan. Artinya, jumlah peserta yang hadir akan sangat dibatasi. Kemungkinan besar, hanya mereka yang punya hak suara yang diundang,” katanya. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks