Corak

Jemaah Haji Asal Kutim Tutup Usia, Diduga Akibat Alami Sesak Napas

Jemaah Haji Asal Kutim Tutup Usia, Diduga Akibat Alami Sesak Napas
Jemaah Haji Asal Kutim bernama Nani Jaji Makure (80) dilaporkan tutup usia saat menjalani ibadah di Tanah Suci pada Senin (12/8/19). (Ilustrasi)

Akurasi.id, Sangatta – Seorang jemaah haji asal Dusun Pelabuhan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bernama Nani Jaji Makure (80) dilaporkan tutup usia saat menjalani ibadah di Tanah Suci. Jemaah perempuan yang sudah lanjut usia (lansia) itu diduga tutup usia setelah mengalami sesak napas.

Kebenaran informasi itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutim Ambotang. Dia menyebut, Nani wafat saat menjalani proses ibadah haji di Kota Mina, Kota Madinah. “Almarhum tutup usia setelah sehari melempar jumrah aqabah (melempar batu) dan ber-tahalul (memotong beberapa helai rambut),” ungkap dia melalui pesan WhatsApp, Selasa (13/8/19).

Ambotang menceritakan, sebelum melaksanakan jumrah aqabah dan ber-tahalul, Nani diketahui sudah dalam keadaan kurang sehat. Setelah melakukan kedua aktivitas haji itu, Nani bersama jemaah haji lain sempat sarapan.

Setelah selesai makan, kesehatan Nani semakin menurun. Kecapean setelah melakukan jumrah aqabah dan ber-tahalul membuat kesehatan Nani turun drastis. Akibatnya, perempuan lansia itu mengalami sesak napas. “Informasinya, almarhumah (Nani) memang sedang kurang sehat,” ujarnya.

Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Nani diketahui sempat menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Kota Mekkah karena mengalami sesak napas. “Informasi yang kami terima, sebelum ke Arafah, almarhum juga sudah masuk rumah sakit, waktu di Mekkah. Dia sering sesak nafas,” jelasnya.

Untuk diketahui, Nani Jaji Makure diketahui tergabung dalam kloter 5 Balikpapan. Dia dilaporkan meninggal dunia pada Senin (12/8/2019) pukul 19.30 wita atau pukul 14.30 waktu Arab Saudi. Nani sempat dilarikan ke Rumah Sakit King Faisal Mekkah untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)  yang mengetahui almarhum sakit, langsung melakukan tindakan medis. TKHI berkoordinasi dengan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk membawa almarhum ke rumah sakit. Saat dirumah sakit itulah kondisi almarhum drop dan meninggal,” terang dia. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (4 Reviews)
Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close