Disdukcapil Bontang

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el
Warga Loktuan dan Guntung melakukan perekaman KTP-el di kantor Kelurahan Loktuan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang mengadakan kegiatan “Jempol Weekend” atau jemput bola di akhir pekan. Kali ini jemput bola dilaksanakan di Kelurahan Loktuan dan Bontang Lestari.

Baca juga: Antusiasme Warga Bontang Ajukan  Saran dan Masukan melalui Disdukcapil Menyapa Masyarakat

Kegiatan Jempol Weekend dilaksanakan untuk warga yang sampai saat ini belum melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el). Termasuk warga usia pemula atau yang baru memasuki usia 17 tahun yang belum memiliki KTP-el. Dengan syarat warga harus membawa foto copy Kartu Keluarga (KK).

Jemput bola ini telah dilaksanakan, di mana Disdukcapil Bontang menyambangi warga Kelurahan Bontang Lestari pada Sabtu (3/10/20) lalu. Sedangkan warga Loktuan dan Guntung dilaksanakan di Pendopo Kantor Kelurahan Loktuan, Minggu (4/10/20).

Dari data Disdukcapil, warga yang belum melakukan perekaman dan telah diverifikasi pihak Kelurahan Loktuan dan Guntung sebanyak 244 orang. Sedangkan warga Bontang Lestari sebanyak 48 orang.

“Hari ini, warga yang terdata belum melakukan perekaman dari Kelurahan Loktuan 173 orang dan Guntung 71 orang,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Disdukcapil Masliani melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Informasi Admistrasi Kependudukan (PIAK) Disdukcapil Bontang  Muhammad Thamrin, saat ditemui Akurasi.id, Minggu (4/10/20).

Sebelumnya, Sabtu lalu Disdukcapil juga melakukan jemput bola di Bontang Lestari. Kata Thamrin, dari 48 warga yang terdata belum perekaman, sebanyak 90 persen warga Bontang Lestari hadir untuk melakukan perekaman KTP-el.

Tentunya dalam pelaksanaan Jempol Weekend, pihak Disdukcapil tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan Covid-19. Mulai dari wajib menggunakan masker, penyediaan tempat cuci tangan, ruang tunggu yang sudah diatur jaraknya, termasuk petugas operator dilindungi dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, yakni face shield, memakai hand sanitizer, dan kaos tangan.

Baca Juga  Anggota DPRD Nursalam Kritik Pengerjaan Median dan Akses Jalan Rusak

“Warga tidak diperkenankan membuka masker selama berada di ruang tunggu, kecuali pada saat sesi foto, setelah itu dipakai kembali,” paparnya.

Selain menyasar warga yang belum rekam KTP-el dan usia pemula, Disdukcapil juga mendapati warga yang memiliki kekurangan seperti berkebutuhan khusus dan warga lansia yang belum ber-KTP. Salah satunya, Main warga Loktuan ini sejak berada di Bontang medio 1984, dia belum memiliki KTP.

“Alhamdulillah terbantu dengan adanya kegiatan Disdukcapil ini, awalnya kemarin saya didatangin ketua RT dan disuruh ke sini untuk rekam KTP-el,” akunya.

Selanjutnya, data warga yang telah direkam Disdukcapil selama 2 hari ini akan diproses pencetakan KTP-el. Jika selesai, pihaknya akan menyerahkan ke kelurahan terkait untuk didistribusikan kepada warganya. Sehingga warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor Disdukcapil.

Kepala Bidang (Kabid) Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Mohamad Karnadi berpesan kepada warga Bontang di kelurahan lainnya yang juga belum merekam KTP-el, agar segera mendatangi kecamatan masing-masing. Semua pelayanan dijamin tidak dipungut biaya alias gratis.

Kata dia, dari 3 kelurahan yang disambangi nampak antusias warga cukup tinggi. Diharapkan warga kelurahan lain yang belum memiliki KTP-el agar segera merekam. Mengingat pentingnya fungsi kartu identitas tersebut untuk mendapat pelayanan publik.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pimpinan kami, Bu Masliani Plt Kadisdukcapil atas dukungan dan supportnya. Juga kepada camat dan lurah serta stafnya yang telah membantu dan bekerja sama sehingga kegiatan ini berjalan lancar,” tuturnya.

Jempol Weekend, Disdukcapil Sambangi Warga Loktuan dan Bontang Lestari untuk Perekaman KTP-el
Warga yang belum merekam KTP-el diimbau untuk mengunjungi kecamatan masing-masing. (ist)

Sasar Pelajar dengan Inovasi Disdukcapil Goes to School

Sebelumnya, Disdukcapil Bontang setiap tahunnya selalu melakukan kegiatan jempot bola secara rutin ke sekolah SMA negeri mau pun swasta.  Inovasi tersebut dinamakan Disdukcapil Goes To School.

Baca Juga  Sukseskan Pilkada Bontang, Disdukcapil Gencar Ajak Masyarakat yang Belum Perekaman KTP-el

Namun karena kegiatan belajar mengajar di sekolah saat ini masih diliburkan lantaran pandemi Covid-19, Disdukcapil melakukan jemput bola di kelurahan.

Selain itu, jemput bola juga dilaksanakan untuk warga yang sakit atau lansia. Baik di rumah dan di rumah sakit. Bahkan orang dengan ganggguan jiwa juga kerap dilakukan sebelumnya melalui kegiatan Jempol Peduli.

“Ini sudah merupakan tugas dan fungsi kami, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan jemput bola. Agar memastikan semua warga Bontang telah melakukan perekaman dan memiliki KTP-el,” ujar Thamrin.

Sementara itu, Kabid Pendaftaran Penduduk Disdukcapil, Mohamad Karnadi menerangkan pentingnya warga Bontang memiliki KTP-el. Pasalnya manfaatnya cukup banyak. Seperti untuk mendapatkan pelayanan publik, yakni pembuatan BPJS, paspor, SIM, dan lainnya.  Termasuk sebagai persyaratan mengikuti dan menggunakan hak pilih pada Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang.

“Sangat penting memiliki KTP dalam kehidupan sehari-hari, sebagai syarat mendapatkan layanan publik, sebab itulah kami melakulan jemput bola seperti ini agar ke depan masyarakat Bontang yang usia wajib KTP seluruhnya memiliki kartu identitas tersebut,” bebernya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks