Hard News

Kampung Jawa Membara, 7 Rumah Terbakar

Kampung Jawa terbakar
Petugas damkar berusaha memadamkan api kebakaran. (Hesti Damayanti/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Jago merah kembali mengamuk dini hari tadi, Minggu (21/6/20). Sebuah toko sembako di daerah Kampung Jawa, Jalan Gamelan RT 11 habis terbakar. Akibatnya, 7 rumah ikut terbakar akibat kejadian tersebut.

baca juga: Updet Covid-19 Kaltim: Pasien Positif 423 Orang, Jumlah Kesembuhan 319 Orang

Di saat semua terlelap, pukul 00.30 Wita warga Kampung Jawa berusaha memadamkan api yang menjilat toko sembako yang diketahui milik Suroto. Entah dari mana sumber api tersebut. Dalam peristiwa itu, 2 orang menjadi korban. Yakni Slamet (19) mengalami luka bakar 49,5 persen dan Lukman (30) luka bakar sekira 54 persen. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Amalia Bontang (RSAB) lantaran luka bakar yang dialaminya cukup serius.

Kebakaran yang terjadi tepat di depan Masjid Miftahul Huda ini merembet. Muhamad Abu Hasan, ketua RT setempat ini menjelaskan kronologis dari dari peristiwa kebakaran tersebut. Dia menjelaskan awal mulanya api berasal dari rumah sebuah rumah sewaan yang dihuni Suroto. Lalu api juga merembet ke toko sembako yang juga milik Suroto. Warga mencoba memadamkan api. Namun api yang terlalu besar itu sulit dipadamkan lantaran merembet ke rumah tetangga yang lain.

“Kebakaran ini awalnya berasal dari sewaan rumah Pak Roto lalu merembet ke toko sembako milik Pak Roto kemudian mengenai rumah-rumah yang ada di sampingnya. Dan total rumah yang terkena lalapan api sebanyak 7 rumah. 4 dari rumah tersebut habis terbakar,” ucapnya kepada Akurasi.id.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Tim gabungan dari Pemadam Kebakaran Bontang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Damkar Pupuk Kaltim dan Damkar dari Badak LNG terlihat tengah berjibaku menjinakkan si jago merah. Total anggota pemadam kebakaran yang diturunkan hingga 30 orang.

Api baru dapat dipadamkam total hingga pukul 05.00 Wita. Kendati demikian, belum bisa dipastikan secara pasti asal muasal percikan api berasal yang menyebabkan kebakaran dahsyat tersebut. Dari pantauan media ini, kerugian yang dialami Suroto mencapai mencapai ratusan juta. (*)

Penulis: Hesti Damayanti
Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close