Advetorial

Kapal Dibajak, Penyusup TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina Dilumpuhkan

PT Pertamina
Para penyusup bersenjata tajam di TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina berhasil diamankan. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Pagi cerah berubah mencekam tatkala 3 buah boat orang tak dikenal (OTK) memasuki area fasilitas pelabuhan Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) LNG & LPG Bontang PT Pertamina. Terlihat para penumpang OTK membawa senjata tajam yang membuat pihak keamanan merasa curiga. Patroli Boat 1 gagal mendekati ketiga kapal tersebut lantaran mereka melarikan diri. Aksi kejar-kejaran di atas laut pun terjadi.

Status keamanan yang mulanya security level 1 menjadi security level 2. Karena status tersebut bantuan keamanan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Bontang dan Polres Bontang langsung turun ke lokasi kejadian.

Baca Juga: Sejahterakan Pendidikan, Badak LNG Serahkan Bantuan dari OGFICE

Tak lama kemudian, dari kejauhan terlihat 2 kapal OTK kembali mendekati TUKS sambil mengacungkan senjata tajam ke udara. Di saat bersamaan sebuah kapal TB Bontang 04 baru saja selesai membantu kapal LNG merapat dan akan kembali ke dermaga. Sayangnya tim keamanan tidak berhasil menghalau sehingga sebanyak 6 orang penyusup berhasil membajak dan mengambil alih kapal TB Bontang 04 dan menyandera awak kapal. Akibatnya, status keamanan ditingkatkan menjadi security level 3.

Berbagai bala bantuan diterjunkan. Tentara Kodim 0908 Bontang dan polisi Polres Bontang bertugas membantu menangkap para OTK di darat yang berjumlah 15 orang. Sedangkan Polair Bontang, TNI AL Bontang, dan KPLP Bontang mengirim bantuan ke laut. Upaya menyelesaikan dengan cara persuasif dengan pembajak tidak berhasil, akhirnya kapal TB Bontang 04 direbut secara paksa. Tentara angkatan laut menembakkan peluru ke udara sebanyak 3 kali dan memaksa masuk ke kabin kapal. Akhirnya para pembajak berhasil dilumpuhkan.

PT Pertamina
Sebelum dilaksanakan simulasi, pembina apel Bambang Prijadi menyematkan tanda peserta ISPS code. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Rupanya pembajak sempat membakar kapal TB Bontang 04 yang berhasil dipadamkan Fire Brigade PT Badak NGL. Masalah tak sampai di situ, usai pemadaman terdapat banyak tumpahan minyak di sekitar kapal. tim Lindungan Lingkungan Perairan (LLP) kemudian turun menangani permasalahan tersebut.

Baca Juga  Isap Vape Isi Sabu-sabu, Warga Kutim Diamankan Polisi di Warung Bakso

Deskripsi di atas merupakan skenario latihan International Ship & Port Facility Security (ISPS) Code di TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina. Pada simulasi ini melibatkan port security committee (PSC) Bontang, port security officer (PSO) Bontang, port facility security officer (PFSO) PT Badak NGL, deputy port facility security officer (PFSO) PT Badak NGL 5, company security officer (CSO), KSOP Kelas II Bontang, unit satuan tugas TNI dan Polri, Kodim 0908 Bontang, Posal Bontang, Polres Bontang meliputi Polair dan PAM Obvit, recognized security organization (RSO) BKI, serta tim medical dan tim LLP PT Badak NGL.

Sebelum simulasi, terlebih dahulu kegiatan tersebut dibuka dengan apel bersama yang dipimpin pembina apel oleh Vice President, Business Support PT Badak NGL, Bambang Prijadi. Dalam sambutannya Bambang mengatakan merupakan komitmen TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina yang bertujuan memenuhi kewajiban dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 134 tahun 2016 tentang menejemen keamanan kapal dan fasilitas pelabuhan yang mewajibkan setiap pelabuhan yang telah mendapat ISPS Code untuk melaksanakan training sekali dalam setahun atau tidak lebih dari 18 bulan.

“Tujuannya untuk melatih koordinasi serta menguji komunikasi seluruh pihak terkait dalam penanganan gangguan dan ancaman keamanan pelabuhan yang memungkinkan bisa terjadi di kapal-kapal LNG maupun fasilitas TUKS LNG & LPG Bontang PT Pertamina ini,” katanya.

Pada kegiatan itu turut hadir pula Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. Dalam kesempatan tersebut Neni menyampaikan pentingnya waspada terhadap teroris atau penyusup yang masuk di Bontang, termasuk di obvit Badak LNG. Dengan adanya simulasi menjadi modal utama yang membuat masyarakat merasa aman.

“Ada rasa aman dari masyarakat ketika melihat Badak LNG mempunyai kesiapan dan kesigapan dalam menangani teroris atau penyusup yang mengganggu objek vital perusahaan,” bebernya. (adv)

Baca Juga  DKP3 Bontang Bina Nelayan, Ajak Bentuk Kelompok Guna Tingkatkan SDM

Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks