Hard NewsHeadlineHukumIsu Kekinian

Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita

Karena Hasrat Perselingkungan, Wanita Pekerja Kafe di Berau Pun Terbunuh, Tinggalkan Anak yang Masih Balita
Karena hasrat perslingkungan, wanita pekerja kafe di Berau pun terbunuh, tinggalkan anak yang masih balita. (Istimewa)

Karena hasrat perselingkungan, wanita pekerja kafe di Berau pun terbunuh, tinggalkan anak yang masih balita. Ironinya lagi, ternyata sebelum dibunuh, korban dan pelaku sempat melakukan hubungan badan layaknya suami istri dalam mobil.

Akurasi.id, Berau – Kasus penemuan mayat sesosok wanita di dekat kandang buaya di Teluk Bayur, Kabupaten Berau kini telah berada di pada titik terang. Siapa pelaku, apa motif di balik kasus pembunuhan itu pun juga sudah mulai terpublikasi. Begitu juga dengan siapa sosok wanita yang ditemukan meninggal tersebut.

Dari rangkaian penyelidikan dan pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap pelaku, kepolisian Berau pun perlahan membuka data dan fakta atas kasus tersebut. Pra sangka publik terhadap adanya kasus perselingkungan dalam perkara itu juga mulai diamini pihak kepolisian.

Baca Juga  Rumah Cawawali Bontang Diserang Puluhan Orang Tak Dikenal

Sesuai dengan hasil pemeriksaan maraton yang dilakukan terhadap pelaku RA (34) yang telah ditetapkan sebagai tersangka, telah mengakui perbuatannya. Kepada penyidik, RA juga mengakui, kalau dia dan korban memang memiliki hubungan sebagai kekasih gelap.

Ya, meski keduanya telah sama-sama diketahui memiliki kelaurga, suami dan istri, namun nyatanya di antara pelaku dan korban ternyata diam-diam menyimpan hubungan asmara. Keduanya bahkan diketahui telah beberapa kali melakukan hubungan badan layaknya seorang suami istri.

Kepada media ini, Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly membeberkan, sebelum korban FS (25) ditemukan tewas di kandang buaya di daerah Bumi Perkemahan Mayang Mangurai, Jalan Poros Lananan, RT 013, Kelurahan Teluk Bayur, Kecamatan Teluk Bayur, korban sempat izin pamit kepada sang suami untuk berangkat kerja. Alih-alih bekerja, ternyata FS sudah memiliki rencana menemui pelaku RA (34), pria yang baru ia kenal 2 bulan terahkir.

“Mereka sebelumnya sudah mengatur janji bertemu di depan rumah sakit yang ada di Berau. Pelaku menjemput FS menggunakan mobil rental,” jelas AKP Rido saat dikonfirmasi pada Jumat (30/10/2020).

Dalam mobil, RA dan FS sempat melakukan hubungan suami istri sebelum tragedi pembunuhan itu terjadi. “Dari keterangan pelaku, sudah 2 kali pelaku dan korban melakukan hubungan badan di dalam mobil,” terangnya.

Naas bagi FS, di hari itu, wanita yang telah memiliki suami dan seorang bayi 9 bulan itu malah menjadi korban pembunuhan oleh RA, lantaran FS meminta RA bertanggungjawab atas kehamilannya, dan mengancam akan melaporkan kepada pihak keluarga RA.

RA yang tak ingin FS mengadukan hubungan gelapnya itu pun seketika mengambil tali yang sudah disiapkannya dan mecekik leher korban mengunakan tali. “Semua sudah disiapkan pelaku, niat awal pelaku memang ingin menghabisi korban,” ucapnya.

Mendapatkan jeratan tali di lehernya yang begitu keras, FS seketika meninggal di tempat. Demi menghilangkan jejak, pelaku kemudian pergi ke sebuah kolam yang diketahui merupakan kandang buaya, dan menaruh jasad korban di pinggir kolam tersebut.

“Mayat korban sengaja di taruh di kolam buaya agar jasad korban jadi santapan hewan predator penunggu kolam itu,” imbuhnya.

Setelah berhasil membunuh FS, RA pun bergegas meninggalkan jejak dengan melakukan pelarian ke Kabupaten Kasongan, Kalimantan Tengah (Kalteng). “Dengan bantuan Resmob Polda Kalteng, akhirnya polisi berhasil meringkus pelaku di salah satu rumah keluarganya pada Minggu (25/10/2020),” ungkapnya.

Saat ini pelaku telah ditahan di Mapolres Berau guna mengikuti proses hukum. Dan atas perbuatanya pelaku diancam hukuman mati atau semur hidup. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks