Hard News

Kedatangan Ratusan Jemaah Haji Kutim Disambut Isak Tangis

Salah satu jemaah tampak bersujud karna merasa bersyukur sudah tiba dengan selamat usai melaksanakan ibadah haji. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Pecah tangis tidak terbendungkan menyambut kedatangan ratusan jemaah haji asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Kamis (5/9/19). Jemaah haji yang tergabung dalam kloter 5 Balikpapan itu tiba di Sangatta pukul 11.30 Wita.

Derai air mata bahagia dari para sanak keluarga mewarnai penyambutan jemahaan haji di Masjid Al Faroek, kawasan Perkantoran Bukit Pelanggi Sangatta. Selama 40 hari lamanya mereka meninggalkan Tanah Air untuk menjalankan rukun Islam kelima di Tanah Suci, Makkah.

Sejumlah pejabat di teras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim turut menantikan kedatangan para jemaah haji. Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bullang salah satu di antaranya. Selain itu, Kapolres Kutim AKBP Teddy Rristiawan juga tampak hadir pada kesempatan itu.

Data Kementerian Agama (Kemenag) Kutim mencatat, pada keberangkatan haji sebelumnya, terdapat 180 jemaah asal Kutim yang ke Tanah Suci. Di tengah proses ibadah suci, dua di antara jemaah haji Kutim diketahui tutup usia. Mereka adalah Nani Jaji Binti Makure (80)dan Faridah binti Haji Anang Acil (56) warga Jalan Yos Sudarso, Sangatta Utara.

Walau begitu, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang tetap menyampaikan rasa syukurnya karena semua jemaah haji bisa tiba dengan selamat di Tanah Air. Dia pun berharap, para jemaah haji yang tutup usia di Tanah Suci mendapatkan predikat haji mabrur dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

“Selamat datang seluruh jemaah haji yang dengan ketulusan serta keikhlasannya, telah menjalankan ibadah haji sebagai puncak rukun Islam kelima. Semoga mendapat derajat haji yang mabrur dan mabrurah,” ucap Kasmidi mendoakan.

Orang nomor dua di lingkup Pemkab Kutim itu menaruh harapan, dengan sederet rangkaian ibadah yang telah dijalankan para jemaah haji, menjadikan lahan pengabdian mereka ke depannya semakin luas serta tawadhu. Karena setiap gerakan dan langkahnya harus membawa manfaat dan berkah bagi diri pribadi maupun orang di sekitarnya.

Isak tangis dari para sanak keluarga menyambut kedatangan para jemaah haji setibanya di Masjid Al Faroek Sangatta. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

“Saya mohon kepada para bapak dan ibu, dengan bekal keikhlasan dan ketulusan selama melaksanakan ibadah haji beberapa saat yang lalu, bisa membangun ukhuwah islamiyah yang kokoh serta menjalin kerukunan beragama,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kutim, Sofiansyah menyampaikan, total jemaah haji asal Kutim yang sudah tiba di Tanah Air ada 178 orang dari total jemaah yang awalnya berangkat 180 orang. “Dua jemaah Kutim wafat di Makkah. Semoga husnul khotimah dan keluarga diberi kesabaran,” ucapnya.

Menurut dia, pelaksanaan ibadah haji tahun ini nyaris tanpa ada kendala dan persoalan berarti. Hampir semua jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan tenang. Ilmu yang telah diberikan selama manasik haji juga dapat diamalkan dengan baik oleh para jemaah haji. “Alhamdulillah selama di sana (Makkah) ibadahnya lancar dan semua tahapan diikuti,” tandasnya.

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (2 Reviews)
Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close