Advetorial

Keluarga 5M Siap Salurkan 40 Ton Beras ke Warga Terdampak Covid-19

keluarga 5m
Keluarga 5M turut meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Gotong royong dalam menanggulangi dampak Corona Virus Disease (Covid-19) di masyarakat terus ditunjukkan sejumlah pihak. Kali ini, Keluarga 5M alias Mahyudin, Mahyunadi, Marsidik, Maswar, Mario, dan Marrannu siap menyalurkan 40 ton beras kepada masyarakat Kutai Timur (Kutim) yang terdampak Covid-19. Selain bantuan dari 5M, bantuan 10 ton beras turut diberikan H Lulu Kinsu.

baca juga: Tim Relawan Mahyunadi Bagikan Ribuan Masker dan Hand Sanitizer, Sasar Pedagang UMKM

Beras bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat Kutim yang terdampak Covid-19 ini disalurkan dengan melibatkan paguyuban serta badan penyaluran zakat.

“Mekanisme penyaluran bantuan beras ini nantinya akan langsung kita libatkan paguyuban dan badan zakat masjid karna mereka lebih tahu warga yang benar-benar membutuhkan. Badan zakat juga biasanya sudah memiliki data,” jelas Mahyudin kepada awak media, Rabu (6/5/20).

Pemberian bantuan lalu diserahkan secara simbolis kepada pengurus masjid At-Taqwa Sangatta.

“Kami ingin ikut meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak wabah virus Corona,” ujar Mahyudin, usai penyerahan bantuan.

Mahyudin menyebut, donasi ini merupakan rangkaian program Peduli Penanggulangan Covid-19 sekaligus sedekah di bulan Ramadan.

“Semoga bantuan 40 ton beras dari kami bisa membantu mereka di tengah situasi yang sulit ini,” kata Mahyudin.

Bantuan sosial untuk warga terdampak Covid-19 bukan pertama kalinya dilakukan Keluarga 5M. Sebelumnya tim ini telah turun membagikan ribuan masker dan hand sanitizer ke warga. Tak hanya bantuan, Tim Mahyunadi yang turun pun tak luput untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19. Salah satunya berupa imbauan untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak antar satu sama lain.

“Kami juga imbau agar masyarakat tertib dalam menjalankan physical distancing. Selalu pakai masker dan jangan menyentuh mulut, hidung serta mata sebelum mencuci tangan,” tuturnya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI ini mengatakan bantuan sembako dan masker itu sengaja digalakkan untuk masyarakat Kutim. Bentuk kepedulian ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak. Mengingat, dalam kondisi pandemi saat ini mereka telah kehilangan pekerjaan karena wabah virus tersebut.

“Kita akan terus bergerak bergotong royong, sebagai lumbung pergerakan dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, baik pencegahan maupun juga jaring pengaman sosialnya,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close