DPRD Bontang

Komisi II DPRD Sambut Baik Rencana Pembangunan Pabrik CPO di Bontang

Pabrik CPO
Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam menyambut baik rencana pembangunan pabrik CPO di Kota Taman. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Rencana pembangunan pabrik pengolahan sawit atau crude palm oil (CPO) oleh PT Energi Unggul Persada (EUP) disambut baik oleh Komisi II DPRD Kota Bontang. Kehadiran pabrik itu dinilai bakal ikut mendongkrak ekonomi Bontang dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga setempat.

Kepastian itu didapatkan Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam pada rapat kerja dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpau Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Rustam diberitahukan, jika seluruh izin yang dibutuhkan PT EUP untuk membangun pabrik CPO di Kota Taman –sebutan Bontan- telah dilengkapi.

Baca Juga: Abdul Malik Minta Pemkot Bontang Lebih Cermat Menggunakan APBD 2020

Sebelumnya, PT EUP sempat menjadi sorotan karena telah melakukan berbagai kegiatan tanpa disertai perizinan. Salah satunya melakukan aktivitas pengangkutan tanah timbunan. Sementara untuk melakukan itu, setiap perusahaan mesti mempunyai izin Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

“Tentu kami sangat bersyukur, mengingat keberadaan pabrik CPO ini salah satu perusahaan yang akan membantu pemerintah jika nanti Bontang sudah tidak memiliki dana bagi hasil (DBH) dari minyak dan gas (migas),” tutur dia.

Walau begitu, dalam kesempatan itu, Rustam tidak lupa menanyakan besaran pajak izin mendirikan bangunan (IMB) pendirian pabrik CPO yang nantinya akan masuk ke kas daerah (kasda). Karena itu akan menjadi salah satu pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor perizinan.

“Tentunya, dengan adanya pabrik CPO di Bontang, maka pemerintah akan mendapatkan kantong pendapatan yang baru lagi bagi keuangan daerah,” katanya.

Menjawab pertanyaan itu, Kepala DPMPTSP Bontang, Puguh Hargianto mengatakan, jika besaran pajak IMB yang bisa didapatkan pemerintah dari pembangunan CPO tersebut sekitar Rp 1,5 miliar. Dana tersebut akan langsung ditransfer PT EUP ke rekening kas negara.

“Anggaran itu rencananya akan segera ditransfer. Kalau biaya itu sudah ditransfer, nanti akan dilakukan seremonial peletakan batu pertama pembangunan pabrik CPO. Rencananya sekitar 28 November mendatang,” ungkapnya. (*)

Penulis: Pewarta
Editor: Yusuf Arafah

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close