Pemkot Bontang

Kota Taman Terpilih dalam Aksi Cinta Lingkungan di 12 Provinsi

Kota Taman Terpilih dalam Aksi Cinta Lingkungan di 12 Provinsi
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Ketua PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor menanam magrove. (Humas/Pemkot Bontang)

Akurasi.id, Bontang –  Keberadaan hutan mangrove dapat memberikan banyak manfaat bagi lingkungan. Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berkomitmen menjaga kelestarian hutan mangrove. Secara perlahan, pemerintah memelihara dan mengembangkan hutan bakau yang tersebar di beberapa lokasi di Kota Taman.

Dari 12 provinsi di Indonesia, Kaltim terpilih dalam aksi cinta lingkungan, gerakan peduli mangrove, pemulihan daerah aliran sungai (DAS), serta peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) tahun 2019. Kemudian Pemerintah Provinsi Kaltim memilih Bontang sebagai pusat gerakan tersebut.

Dalam aksi peduli lingkungan yang diselenggarakan pada hari Rabu (7/8/19) ini, Bontang mendapat 5.000 bibit mangrove dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Mahakam Berau.

Kegiatan ini dihadari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Ketua PKK Kaltim Norbaiti Isran Noor, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim, dan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja.

Neni mengatakan, mangrove dapat mereduksi CO2 sehingga sumber O2 terbesar berada di pohon tersebut. Selain itu, hutan bakau bisa mencegah erosi dan menjadi sumber air bersih, kayu, serta makanan bagi makhluk hidup lainnya.

“Ini merupakan komitmen kita di hari konservasi nasional. Kita menanam mangrove dan memelihara daerah aliran sungai serta konservasi lingkungan yang hijau,” terangnya.

Mantan Ketua DPRD Bontang ini mengucapkan terima kasih kepada kementerian terkait dan OASE yang memilih Kaltim dan menempatkan kegiatannya di Bontang. Dia menilai, program ini dapat menambah semangat masyarakat Bontang untuk melestarikan lingkungan.

“Mari kita berkomitmen bersama dalam menjaga lingkungan,” ajak Neni.

Kepala BPDAS Mahakam Berau, Sudaryanto, mengatakan, mangrove yang ditanam di Bontang memiliki beragam jenis. Di antaranya rhizophora mucronata sebanyak 2.500 batang, raviculata 1.000 batang, ceriops decandra 750 batang, dan bruguiera gymnorrhiza 750 batang.

“Kami mengajak masyarakat memelihara mangrove. Mengingat ada beberapa kerusakan mangrove yang harus diperbaiki,” sebutnya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (1 Review)
Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close