Hard NewsHeadline

Kronologis Penemuan Jasad Karyawan PT Pama yang Tertimbun di Tambang KPC

jasad tertimbun
Jenazah korban laka tambang Arsyad yang dibopong untuk di sholatkan. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Setelah enam hari tertimbun lumpur, akhirnya jasad Alamsyah Arsyad (44) korban kecelakaan tambang di areal tambang PT PAMA site KPC ditemukan Kamis (20/2/20) sekira pukul 11.10 Wita.

baca juga: PT KPC Akui Ada Insiden Laka Tambang, Jasad Korban Belum Ditemukan, Tim Investigasi Pusat Turun Tangan

Penemuan jasad Alamsyah tersebut berkat tim pencari gabungan dari PT PAMA, PT KPC, serta Basarnas Kutim.

“Alhamdulillah almarhum sudah ditemukan tadi, dan jenazah baru mau dibawah ke RSU Kudungga,” jelas Suharman sebagai perwakilan keluarga sekaligus ketua Kerukunan Keluarga Mamuju (KKM), Kamis (20/2/20).

Suharman mengatakan jika sekira pukul 11.10 dirinya menerima kabar bahwa jenazah korban telah ditemukan.

“Setelah ditemukan korban terlebih dahulu akan dibawa ke RS untuk di visum,” paparnya.

Sebagai perwakilan dari keluarga, Suharman mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras melakukan pencarian.

“Alhamdulillah kerja keras semua pihak terbayar dengan ditemukannya korban, terimakasih kepada semua tim selama enam hari ini sudah bekerja keras,” ucapnya.

Suharman berharap ke depannya tidak ada lagi kejadian seperti ini.

“Ini harapan kita semua, semoga tidak ada lagi terulang kejadian seperti ini,” tandasnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya telah terjadi insiden kecelakaan tambang yang menimpa salahsatu karyawan PT PAMA site KPC. Kejadian itu tepat berada di Inpit Dump Pit Kanguru.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Dalam insiden itu pun diketahui menimpa Alamsyah Arsyad, salah seorang dari Group Leader PT Pama yang sedang mengawasi aktivitas penambangan di real Inpit Dump Pit Kanguru.

Ketika sedang berada di tumpukan material dumping tersebut, korban tiba-tiba terperosok. Hal itu seiring material dumping yang juga runtuh.

“Materialnya (dumping tiba-tiba) runtuh membentuk sinkhole (lubang), korban terperosok ke dalam lubang tersebut,” ungkap Yordhen Ampung selaku Manager External Relation PT KPC Sangatta memberikan kronologis kepada awak media saat itu. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Suci Surya Dewi

Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close