HeadlineLifestyle

Lagu Aku Bukan Boneka Kekeyi Diduga Jiplak Karya Musisi Samarinda Novi Umar

Masuk Trending 1 YouTube, Sudah Ditonton 9,3 Juta Orang Hanya Dalam 2 Hari

LAGU KEKEYI BUKAN BONEKA
Novi Umar saat sedang mengklarifikasi di studio miliknya di akun Instalgram miliknya. (Dok Pribadi Novi Umar)

Akurasi.id, Samarinda – Beauty vlogger Kekeyi melucurkan lagu berjudul Keke Bukan Boneka pada Jumat, 29 Mei 2020. Lagu tersebut menempati urutan pertama trending YouTube Indonesia dengan jumlah penonton mencapai 9,3 juta hingga Senin, 1 Juni 2020 pukul 15.05 Wita.

baca juga: Masa Reses, Irwan Fokus Awasi BLT Dana Desa

Belakangan, lagu yang telah diunggah dalam bentuk video klip tersebut dituding adalah hasil plagiat dari lagu ciptaan musisi asal Samarinda dari segi lirik. Adalah lagu Aku Bukan Boneka yang diduga dijiplak oleh Kekeyi.

M Novi Umar, pencipta lagu yang dinyanyikan Rini Wulandari, jebolan Indonesian Idol angkat bicara. Terkait lagu yang mirip dengan ciptaannya dari segi lirik, Novi menuturkan, agak sedikit mengganjal. “Terkesan dipaksakan,” ujarnya.

Terkait kesamaan lirik pada lagu yang dinyanyikan oleh mantan kekasih Rio Rhamadan itu. Novi menyebut, tidak ada komunikasi antara Kekeyi dengan pihak manajemen Sony Music, selaku pemegang hak lagu.

Terutama untuk mendapatkan izin mengambil lirik dan nada yang sama dari lagu tersebut. “Lah aku kira, itu sudah diurus oleh label, ternyata tidak ada, bahkan belum ada komunikasi sama sekali,” tuturnya.

Meski begitu, Novi tak akan menyalahkan perempuan bernama asli Rahmawati Kekeyi Putri Cantika itu. Pasalnya, selebgram –sebutan selebriti Instagram- penuh kontroversi terkait kekasih setingan tersebut, termasuk anyar terjun ke dunia tarik suara.

“Setidaknya pihak dari manajemen Kekeyi mesti tahu tentang hal tersebut. Mungkin dia kurang informasi tentang hak cipta. Tapi seharusnya dari manajemen paham, karena itu salah satu hal yang penting,” ucapnya.

Lanjut Novi, terkait kegaduhan soal dugaan adanya penjiplakan lirik dan nada, ia akan menyerahkan sepenuhnya ke pihak Sony Music untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Aku sudah serahin semuanya ke label, sebab pengelolaan karyaku yang itu semua dari Sony Music Indonesia,” terangnya.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Sebagai informasi, definisi hak cipta dalam Undang-undang Nomor 28 tahun 2014 tentang Hak Cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif. Setelah suatu karya diwujudkan dalam bentuk nyata tanpa mengurangi pembatasan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Atas hal itu Novi menyerahkan semuanya kepada masyarakat dan menilai sendiri terhadap lagu tersebut. “Mungkin si Kekeyi terinsipirasi dari situ. Terkopi tanpa sadar,” ungkapnya.

Novi berharap, dengan adanya kejadian ini para konten kreator baik itu pembuat musik ataupun karya lainnya dapat berhati-hati dan cermat serta teliti terhadap karya yang akan dibuat. Saat mencomot atau menggunakan karya orang lain itu berarti ada beban moral. Sebab mengambil hak orang lain.

Sementara itu, terkait masalah royalti, Novi menyerahkan ke Sony Music dan berharap adanya komunikasi yang baik dari pihak manajemen Kekeyi.

“Kalau soal seperti royalti atau apapun itu aku serahkan ke Sony. Kalau aku pribadi hanya berharap ada komunikasi yang baik dari pihak Kekeyi. Penilaiannya, saya serahkan ke masyarakat,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close