Hard News

Lapas Samarinda Berpeluang Dipindah ke Kukar, Isran: Kita Akan Bangun di Kawasan Terbuka

Lapas Samarinda Berpeluang Dipindah ke Kukar, Isran: Kita Akan Bangun di Kawasan Terbuka
Kapasitas Lapas Kelas IIA Samarinda saat ini memiliki 900 narapidana dari daya tampung yang semestinya hanya 217 orang. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Wacana pemindahan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda kembali mencuat ke permukaan. Hal itu seiring dengan kapasitas rumah tahanan tersebut yang disebut-sebut sudah semakin padat, bahkan telah melebihi kapasitas.

Hotel prodeo yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Samarinda, itu diketahui hanya memiliki kapasitas 217 narapidana. Sementara jumlah tahanan yang menghuni rumah sekapan tersebut diketahui sudah mencapai 900 lebih narapidana.

Peningkatan jumlah terpidana yang mencapai tiga kali lipat memaksa Pemerintah Kaltim dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) perlu segera mengadakan rumah tahanan baru. Pengembangan Lapas Samarinda sendiri sudah sulit dilakukan, karena Lapas tersebut berada di tengah kota.

Atas dasar itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim Yudi Kurniadi, menyentilkan tentang pentingnya pembangunan Lapas Samarinda yang baru dan yang lebih representatif. Usulan itu disampaikan Yudi saat pemberian  remisi kepada narapidana belum lama ini.

Bak dayung bersambung, wacana yang dihembuskan Yudi mendapatkan respons positif dari Gubernur Kaltim Isran Noor. Orang nomor wahid di lingkungan Pemprov Kaltim itu, bahkan mengamini usulan pembangunan Lapas Samarinda yang baru.

Kepada awak media, Isran bahkan berujar, kalau pihaknya sudah mendesain rencana pemindahan Lapas Samarinda bersama Kanwil Kemenkumham Kaltim. Pertimbangannya pun sama, Lapas yang sudah melebihi kapasitas. “Iya, memang ada rencana itu. Nantinya, pembangunan mungkin akan dilakukan di kawasan terbuka. Tentu bersama-sama dengan Kanwil Kemenkumham Kaltim,” ungkap Isran belum lama ini.

Isran menyadari, renovasi atau pengembangan Lapas Samarinda di lokasi yang sudah ada saat ini, memang sudah tidak memungkin. Dihampir semua sisi Lapas sudah bersisiran dengan rumah-rumah warga. Sehingga kemungkinan besar Lapas akan dibangun di luar Kota Tepian -sebutan Samarinda. Salah satu wilayah yang dinilai cukup strategis menurut Isran berada di sisi Utara Samarinda, atau daerah berbatasan dengan Kutai Kartanegara (Kukar).

“Mungkin diperlukan kawasan sekitar 100-200 hektar nantinya untuk membangun Lapas Samarinda yang baru. Nanti akan kami carikan dulu lahannya. Soal biaya, nanti akan kami usahakan bersama (Kemenkumham). Karena biayanya tidak kecil, lumayan besar,” tutur mantan bupati Kutai Timur ini.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim Yudi Kurniadi bercakap, saat ini pihaknya sedang mencari lokasi pemindahan Lapas Samarinda. Karena daya tampung Lapas yang sekarang sudah sangati tidak memadai. “Kalau ada Lapas yang representatif, maka proses rehabilitasi para narapidana bisa lebih baik lagi. Soal tempat masih dicarikan juga oleh Pak Gubernur,” kata dia.

Kendati demikian, Yudi belum dapat memastikan kapan relokasi Lapas Samarinda akan dapat direalisasikan. Namun yang pasti, proses pemindahan Lapas sudah menjadi kebutuhan yang cukup urgen untuk segera dilakukan sekarang ini. “Kami tentu sangat berharap Lapas bisa segera dipindah,” cakapnya.

Untuk diketahui, pemindahan Lapas Kelas IIIA Samarinda, sejalan dengan peningkatan standar rumah tahanan. Setidaknya ada beberapa tipe rumah tahanan yang bisa jadi rujukan, antara lain, Lapas Super Maksimum Security, Lapas Maximum Security, dan Lapas Medium Security. Itu diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Arafah

5/5 (1 Review)
Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close