Advetorial

Launching Program Kawasan Rumah Pangan Lestari, Bupati Edy Damansyah Yakin Pertanian di Kukar Akan Bangkit

Launching Program Kawasan Rumah Pangan Lestari, Bupati Edy Damansyah Yakin Pertanian di Kukar Akan Bangkit
Bupati Kukar Edy Damansyah saat menghadiri kegiatan Launching Program Kawasan Rumah Pangan Lestari di Desa Loh Sumber. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya memberdayakan masyarakat khususnya di bidang pertanian, terutama di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Salah satu pemberdayaan itu yakni dengan mendukung Program Kawasan Rumah Pangan Lestari yang berada di Desa Loh Sumber.

baca juga: Pemkab Kukar Tak Sungkan Sanksi OPD yang Tidak Mengembalikan Aset Kendaraan Pemda

Bupati Kukar Edy Damansyah yang turut hadir dalam kegiatan Peluncuran Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) mengatakan, pemerintah di bawah kepemimpinannya sangat mendukung penuh program yang dikembangkan di Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi Kepala Desa Loh Sumber terkait terebosan ini, karena di beberapa Rukun Tetangga (RT) telah ditetapkan sebagai kawasan rumah pangan terpadu, dengan melakukan kerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul),” jelasnya, Minggu (19/7/2020).

Dengan melakukan tanda tangan kerja sama itu, Edy menilai, itu adalah wujud komitmen Pemerintah Desa Loh Sumber sebagai langkah awal dalam menyejahterahkan para petani. Itu sangat penting untuk mendapatkan dukungan pemerintah.

“Memang perlu sentuhan keilmuan dan akademisi dalam mewujudkan pertanian, yang nantinya bisa menjadi role model untuk konsep rumah ketahanan pangan sesuai standar yang disusun Fakultas Pertanian Unmul,” ucapnya.

Ke depannya terkait alokasi pembiayaan, sambung Edy, akan segera Pemerintah Kukar disiapkan. Nantinya dukungan itu dapat melalui APBD desa, APBD kabupaten, atau lewat dinas terkait lainnya. Maupun melalui keterlibatan di Forum TJSP perushaan.

Selain itu Edy menambahkan, di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, masyarakat diharapkan harus tetap beraktivitas khususnya mereka yang bergerak di bidang pertanian. “Terkait pandemi Covid-19, kita belum tahu kapan akan berakhir, tapi aktivitas masyarakat jangan sampai pernah berhenti, kususnya pertanian. Karena itu adalah pondasi pangan masyarakat,” pungkasnya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Bontang Minta Pemerintah Serius Tangani Dampak Flu Burung

Sementara itu, Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno mengatakan, dengan situasi yang ada seperti ini, konsep yang ditawarkan kepada masyarakat merupakan inovasi yang sudah disusun oleh para ahli di bidang pertanian, dalam hal ini dari para akademisi Fakultas Pertanian Unmul.

“Untuk lahan-lahan warga di seputaran rumah mereka dapat dipergunakan, selain itu juga kami memberdayakan ibu-ibu rumah tangga agar ikut serta dalam kegiatan ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks