AdvetorialHeadline

Mahyunadi Rajai Survei LSI, Kantongi Elektabilitas 20,2 Persen

Elektabilitas
Direktur LSI, Fawzi Rachman saat mempresentasikan hasil surveinya. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Kontestasi politik di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tampaknya kian menarik dinantikan. Satu persatu para figur bermunculan. Tujuan mereka pun satu, tampil menjadi yang terbaik untuk memperebutkan kursi calon bupati dan wakil bupati.

Baca Juga: Di Balik Keputusan Politik Ordiansyah, Soroti Persoalan Birokrasi, Usung Jargon ‘Berjuang Untuk Rakyat’ (1)

Sebut saja nama petahana Bupati Kutim Ismunandar, Wakil Bupati Kasmidi Bulang, mantan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, dan anggota DPRD Kaltim Mahyunadi, adalah sedikit dari nama besar yang digadang-gadang bakal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kutim pada 2020 mendatang.

Terbaru, Lembaga Survei Indonesia (LSI) Strategi merilis tingkat elektabilitas bakal calon bupati dan wakil bupati Kutim. Sebanyak 8 bakal calon terekam dalam survei tersebut. Berdasarkan data LSI Strategi, untuk kandidat calon bupati, nama mantan Ketua DPRD Kutim Mahyunadi memiliki elektabilitas tertinggi sebesar 20,2 persen. Di posisi kedua ada nama petahana Ismunandar dengan tingkat elektabilitas 11,3 persen.

Sementara di posisi ketiga, ada nama mantan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Sebagai mantan bupati Kutim periode 2015-2016, politikus Partai PKS itu memiliki elektabilitas 6,3 persen.

“Lima orang lainnya lebih rendah lagi tingkat elektabilitasnya, tak lebih dari 4 persen,” ungkap Direktur LSI, Fawzi Rachman saat mempresentasikan hasil surveinya di Hotel Royal Victoria, Jalan AW Syahrani, Sangatta, Minggu (1/1/19).

Tonton juga: Sikap Politik Mahyunadi Menyongsong Suksesi Politik di Pilkada Kutim 2020

Keempat nama yang dimaksud yakni, Kasmidi Bulang dengan tingkat elektabilitas 4,0 persen, H. Kinsu 2,2 persen, Ordiansyah 1,5 persen, Abdal Nanang 1,3 persen, dan Agus Aras 1,0 persen. Adapun jumlah responden yang masih merahasiakan pilihannya dan tidak menjawab dalam survei itu yakni 52,2 persen.

Sementara untuk bakal calon wakil bupati, justru nama tokoh baru yang elektabilitasnya cukup tinggi. Untuk posisi pertama menurut data LSI, ada nama H. Kinsu. Pengusaha muda Sangatta itu diketahui memiliki elektabilitas 13,9 persen.

ELEKTABILITAS

Untuk diketahui, survei LSI dilakukan dengan jumlah responden sebanyak 440 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner. Adapun metode sampling yang digunakan adalah multistage random sampling. Tingkat kepercayaan sebesar 95 persen, dengan margin of error sebesar 3,37 persen.

Dalam pemaparannya, Fawzi menambahkan, tujuan digelarnya konferensi pers dengan merilis nama bakal calon bupati dan wakil bupati Kutim 2020 yakni untuk menekan angka golongan putih (golput) di daerah itu. Dengan adanya gambaran bakal calon, diharapkan akan membangkitkan semangat masyarakat agar melek politik.

“Survei kami murni dari perusahaan dengan biaya sendiri, petugas survei kami langsung ke pelosok-pelosok daerah untuk mewawancarai langsung responden,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

Tags
Show More

1
Tinggalkan Komentar!

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Asri Recent comment authors
newest oldest most voted
Asri
Guest
Asri

Setuju banget pak

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close