Hard NewsPolitik

Makmur HAPK Politisi Segudang Pengalaman yang Kini Nahkodai DPRD Kaltim

Makmur HAPK (kiri) bakal menjabat ketua definitif DPRD Kaltim setelah namanya direkomendasikan DPP Partai Golkar. (Dokumen Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Komponen pimpinan DPRD Kaltim perlahan mulai tersusun. Jika sebelumnya Partai Gerindra mengusung Andi Harun sebagai wakil ketua, terbaru, Partai Golkar juga sudah menetapkan nama pimpinan. Maklumat Partai Golkar ditasdikkan kepada Makmur HAPK.

Mantan bupati Berau dua periode, 2005-2015 itu sahih diamanatkan sebagai nahkoda baru Karang Paci –sebutan DPRD Kaltim. Penetapan Makmur sebagai ketua DPRD Kaltim setelah melalui rapat pleno DPP Partai Golkar pada 6 September 2019 lalu.

Penunjukan Makmur sebagai pimpinan tertinggi wakil rakyat di Karang Paci semakin mendaulatkan jabatan ketua sementara yang dia pegang sejak 2 September 2019. Kini, penetapan Makmur sebagai ketua definitif tinggal menunggu nama unsur pimpinan dari Partai PDI Perjuangan dan Partai PAN.

Sebagaimana diketahui, Makmur hanya salah satu dari lima nama kader Partai Golkar Kaltim yang diajukan ke DPP. Mereka adalah M. Syahrun, Mahyunadi, Sarkowi V. Zahry, dan Andi Harahap. Nama kelimanya diusulkan DPD Golkar Kaltim awal Agustus 2019 lalu.

Makmur Kaya Akan Pengalaman

Sejatinya, nama Makmur HAPK di tanah Benua Etam –sebutan Kaltim- sudah bukan jenawa yang asing. Di dunia politik, Makmur adalah tokoh politik senior yang dimiliki Partai Golkar Kaltim. Wajar jika dia dipercayakan sebagai ketua Harian DPD Golkar Kaltim hingga saat ini.

Dari latar belakang dunia birokrasi, Makmur juga punya sejarah gemilang. Dua periode lamanya, Makmur menjadi bupati Berau. Dia adalah bupati kedelapan Berau yang merupakan dari hasil pemilihan umum langsung (pemilu) kepala daerah pertama pada 2005 silam.

Namanya yang harum karena sukses membawa sejumlah kemajuan pembangunan di Berau, tanah yang kaya akan destinasi wisatanya, sukses mengantarkan Makmur terpilih sebagai anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan (Dapil) Bontang, Kutim, dan Berau.

Tidak tanggung-tanggung, Makmur mampu mendulang hingga 38.211 suara. Perolehan suara itu juga menjadi yang tertinggi yang diraih 54 anggota DPRD Kaltim pada penyelenggaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) serentak 2019.

“Alhamdulillah, saya sudah terima surat keputusan resminya (untuk penunjukan sebagai ketua DPRD Kaltim). (Suratnya) nanti disampaikan dalam paripurna sesuai perintah Undang-Undang nomor 24 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah,” terang Makmur, Rabu (11/9/19).

Segera Bersurat ke Gubernur dan Mendagri

Dengan telah direkomendasikannya oleh DPP Partai Golkar sebagai ketua DPRD Kaltim, Makmur akan langsung bergerak cepat dengan membuat surat kepada gubernur dan menteri dalam negeri (mendagri). Isinya kurang lebih berkaitan dengan penetapan dirinya sebagai ketua DPRD definitif.

Sembari menunggu itu, Makmur juga akan memastikan semua alat kelengkapan dewan (AKD). Saat ini, pihaknya masih menunggu pembentukan tata tertib lewat kelompok kerja (pokja) yang sebelumnya telah dibentuk.

Dari empat partai yang berhak menduduki kursi unsur pimpinan dewan, baru Partai Gerindra dan Golkar yang mengusulkan nama. Sementara Partai PDI Perjuangan dan Partai PAN masih menunggu turunnya surat keputusan (SK) dari masing-masing DPP.

“(Rasanya) tinggal menunggu PDIP saja, setelah masuk (nama wakil ketua DPRD), (maka kemungkinan) Jumat kami paripurnakan. Sudah disampaikan ke sekretaris dewan juga,” terang dia.

Makmur menyadari, sebagai wajah baru di DPRD Kaltim, dirinya tidak bisa hanya sendiri membangun lembaga legislatif Karang Paci. Dia sadar dirinya membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang baik dengan para wakil rakyat yang sudah lebih dahulu nangkring di parlemen Kaltim.

“Yang paling penting dari semua itu, bagaimana mempertahankan kesatuan antar legislator. Sebagai ketua dewan, kekuatan itu adanya di teman-teman anggota dewan. Kami perlu saling bekerja sama,” cakapnya.

DPD Golkar Kaltim Enggan Beber Alasan

Sebab musabab yang menjadi dasar pertimbangan atas dipilihnya Makmur sebagai ketua DPRD definitif tampaknya ditutup rapat-rapat DPD Golkar Kaltim. Penunjukkan dan penetapan Makmur disebut menjadi rahasia DPP Golkar.

“Itu hak DPP, kami hanya mengusulkan sesuai dengan latar belakang kandidat. Sebab itu, DPP lah yang mempunyai kesimpulan bahwa Pak Makmur layak menjadi ketua,” tutur Sekretaris DPD Golkar Kaltim Abdul Kadir.

Meski begitu, dia mengakui, kalau surat keputusan penetapan Makmur sebagai ketua dewan telah diterima pihaknya dari DPP sejak Selasa (10/9/19) lalu. “Sekarang (Pak Makmur) sudah definitif dan sudah diteruskan hari ini (11/9/19) ke DPRD Kaltim untuk ditindaklanjuti,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Yusuf Arafah

5/5 (2 Reviews)
Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close