Politik

Marwan Kantongi Dukungan untuk Pilbup Kukar

Marwan Kantongi Dukungan untuk Pilbup Kukar
Marwan (Istimewa)

Akurasi.id, Kukar – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kutai Kartanegara, Marwan, menyatakan akan bertarung dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kukar 2020. Mantan wakil ketua DPRD Kukar ini telah menyiapkan sejumlah syarat untuk melenggang sebagai calon bupati atau wakil bupati di kabupaten yang kini dipimpin Edi Damansyah tersebut.

Kepada Akurasi.di, Marwan mengaku telah mengantongi dukungan dari sejumlah partai politik (parpol). Jika tidak ada perubahan keputusan dari dukungan partai tersebut, dia mengantongi sembilan kursi di parlemen. Syarat minimal untuk mengusung calon bupati dan wakil bupati.

Hanya saja dia belum dapat menyampaikan nama-nama parpol itu di publik. “Karena saya masih menunggu surat keputusan. Lagi pula prosesnya masih panjang. Khawatir nanti saya mendahului keputusan mereka,” ucapnya, Rabu (24/7/19).

Begitu pula penentuan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung Partai NasDem. Kata dia, partainya akan terlebih dahulu membuka pendaftaran dan seleksi. Tokoh yang memiliki elektabilitas tinggi akan didukung NasDem.

“Tentu saya akan menunggu keputusan partai. Tetapi secara pribadi, saya sudah siap maju di Pilbup 2020,” tegasnya.

Disinggung pertemuannya beberapa waktu lalu dengan pimpinan serta pengurus parpol seperti Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo), pertemuan itu diakuinya sebagai langkah awal untuk membangun koalisi di parlemen.

“Soal pengusungan calon di pilkada, itu sudah ada pembicaraan awal. Tetapi belum ada kesepakatan. Karena prosesnya ini masih panjang. Masing-masing parpol harus berkoordinasi dengan induk partainya,” jelas dia.

Marwan optimis dapat bersaing dengan para tokoh yang akhir-akhir ini santer disebut namanya bakal bertarung di Pilbup 2020. “Insyaallah optimis menang,” ucapnya.

Politisi senior di Kukar ini mengaku terpanggil mencalonkan diri di Pilbup Kukar karena masih banyak pekerjaan rumah baginya untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan di kabupaten kaya sumber daya alam ini.

Apabila terpilih sebagai calon bupati atau wakil bupati di kontestasi lima tahunan tersebut, dia mengusung visi pemerataan infrastruktur untuk seluruh wilayah Kukar.

“Masyarakat di sejumlah kawasan masih mengeluhkan belum meratanya pembangunan. Munculnya isu pemekaran itu karena pemerataan pembangunan belum berjalan. Menurut saya, isu pemekaran tidak seksi lagi. Yang seksi itu bagaimana masyarakat menikmati pemerataan infrastruktur, pertanian, perekonomian, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” sebut Marwan. (*)

Penulis/Editor: Ufqil Mubin

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close