Hard NewsHukum

Meresahkan Warga, Polisi Selidiki Aksi Penjambretan Kepada Bocah yang Terekam CCTV

penjambretan yang terekam CCTV
Cuplikan video rekaman CCTV saat pelaku dengan teganya merampas handphone bawaan seorang bocah perempuan berinisial JF (Dok Polsek Sungai Pinang)

Akurasi.id, Samarinda – Perilaku tega seorang perempuan dewasa terhadap seorang bocah, karena melakukan aksi penjambretan yang terekam CCTV dan menghebohkan warga internet kini tengah diselidiki oleh aparat kepolisian.

Usut punya usut, kejadian naas itu dialami oleh bocah perempuan berinisial JF (10) di Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu (8/1/20) pukul 16.30 Wita kemarin.

baca juga: Diduga Culik Anak di Jalan Tenis, Rupanya Pemakai Narkoba

Dalam rekaman tersebut terlihat, kondisi jalanan memang cukup sepi. Kemudian JF terlihat berjalan kaki seorang diri dan masih mengenakan seragam sekolah.

Dari arah belakang terlihat pelaku menggunakan motor matic merah menghampiri JF. Dia terlihat menggunakan helm dan memakai baju lengan panjang yang diduga berwarna abu serta celana panjang hitam. Dengan cepat pelaku perempuan ini mengambil handphone milik JF. Namun setelah berhasil ia tak terlihat langsung pergi. Karena di saat yang bersamaan melintas mobil dari arah berlawanan.

Pelaku itu terdiam dan tak melakukan apapun. Sesaat setelah mobil melaluinya, pelaku langsung tancap gas sekencang mungkin. Sementara JF yang begitu polos baru mulai mengejar ketika pelaku melarikan diri. Kamis (9/1/20) siang tadi, Kapolsek Sungai Pinang Kompol Ramadhanil dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, dan polisi berpangkat melati satu ini mengatakan jajarannya masih dalam tahap penyelidikan.

Yang mana, aparat berseragam coklat saat ini tengah melakukan analisa dari hasil rekaman CCTV tersebut. Tujuannya, untuk mencari identitas dari pelaku aksi penjambretan. Namun hal ini tak akan mudah untuk dilakukan. Nyatanya, dalam rekaman, pelaku terlihat menutup rapat kaca helm nya, sehingga membuat polisi sedikit kesulitan untuk melakukan identifikasi.

“Untuk saat ini masih kita pelajari terlebih dahulu hasil rekaman tersebut,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Selain itu,  kata Ramadhanil, juga memberi imbauan agar orang tua dapat lebih mengawasi buah hatinya. Selain itu jangan memberikan barang elektronik ataupun yang hal lainnya secara berlebihan, karena dapat memancing para pelaku tindakan kriminal.

“Orangtua jangan memberikan anak mereka dengan barang mewah karena bisa sangat berbahaya dan memancing para pelaku kejahatan,” imbaunya.

Walau pihaknya tengah menyelidiki pelaku penjambretan. Namun sampai saat ini Polsek Sungai Pinang belum menerima laporan resmi dari korban yang bersangkutan.

“Kalau sesuai prosedur ya harus ada laporannya biar bisa ditindak, namun karena ini meresahkan masyarakat kami tetap melakukan pencarian terhadap pelaku,” terangnya.

Selain itu, lanjut Ramadhanil, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali, Polsek Sungai Pinang akan terus melakukan patroli di seluruh wilayah hukumnya, terutama saat memasuki waktu rawan.

“Kita akan tingkatkan patroli agar kejadian serupa bisa diantisipasi dan tidak terus berulang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close