HeadlineIsu Terkini

Meski Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Wisata Bontang Kuala Justru Dipadati Pengunjung

Meski Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Wisata Bontang Kuala Justru Dipadati Pengunjung
Tampak suanasa tempat wisata Kampung Terapung Bontang Kuala dipadati pengunjung yang tidak taat protokol kesehatan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Wisata Kampung Terapung Bontang Kuala (Beka) Bontang semakin hari semakin ramai dikunjungi warga lokal maupun luar daerah, terutama menjelang akhir pekan. Padahal kasus Covid-19 di Kota Taman dari waktu ke waktu justru semakin meningkat drastis dan kian mengkhawatirkan.

Baca juga: Dilanda Hujan Deras, Puluhan Makam di Satimpo Bontang Amblas

Dari pantauan Akurasi.id pada Minggu (13/9/2020) sore, ada puluhan hingga ratusan warga yang berkunjung ke Beka. Yang cukup mengkhawatirkan adalah banyak di antara masyarakat yang bertandang ke tempat itu tampak tidak mematuhi protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, dan tak menjaga jarak.

Menyikapi hal itu, Lurah Bontang Kuala Rony Apriansyah yang dikonfirmasi media ini, mengatakan pihaknya telah rutin melakukan sosialisasi tentang Peraturan Wali Kota (Perwali) Kota Bontang Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pendisiplinan Masyarakat Dalam Pencegahan Covid 19 di Kota Bontang. Namun saja diakui dia kalau masih banyak masyarakat atau pengunjung Bontang Kula yang kurang disiplin dalam menjalankan protokol tersebut.

“Sudah sering kami imbau kepada mereka, cuman saja, kami tidak bisa setiap hari standby di situ untuk menertipkan mereka yang mengabaikan protokol kesehatan,” imbuh.

Rony menuturkan, saat ini Tim Gugus Tugas Covid-19 yang terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol PP sudah bekerja keras dalam menggelar razia masker di beberapa wilayah Bontang termasuk tempat wisata Beka, hanya saja masyarakat atau pengunjung di sana masih ada saja yang bandel atau mengabaikan protokol kesehatan.

“Itu semua tergantung kesadaran diri pengunjung, kami sudah melakukan sesuai kemampuan kami, tinggal bagaimana mereka menyikapinya,” ketusnya.

Terpisah, Toko Masyarakat Bontang Kuala, H Yoyo menuturkan, ia dan pengelola wisata Bontang Kuala sudah berupaya menjalankan protokol kesehatan. Apalagi setelah terdapat warga Kampung Terapung Bontang Kuala terkonfirmasi meninggal akibat Covid-19.

“Di depan gerbang kami selalu berjaga-jaga melarang pengunjung yang tidak mengunakan masker untuk masuk, ya walaupun kenyataannya sampai di dalam maskernya di buka kembali,” katanya.

Yoyo berharap masyarakat dan pengunjung Beka bisa menaati protokol kesehatan untuk saling bersama-sama menjaga diri dan orang lain. Mengingat penyebaran wabah Covid-19 di Kaltim maupun Bontang terus bergerak naik. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks