Hard NewsHeadlineHukum

Misteri Pembunuhan Wanita di Berau Terkuak, Pelaku Diamankan di Kalteng

Misteri Pembunuh Wanita di Berau Terkuat, Pelaku Diamankan di Kalteng
Misteri pembunuh wanita di Berau terkuak, pelaku diamankan di Kalteng. (Istimewa)

Akurasi.id, Berau – Misteri pelaku pembunuhan seorang wanita berinisial FS (25) di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, akhirnya terkuak. Pelaku ditangkap Polres Berau di Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Tewas di Kandang Buaya, Keluarga Yakini Korban Dibunuh

Misteri Pembunuhan Wanita di Berau Terkuak, Pelaku Diamankan di Kalteng, Kasat Reskrim Polres Berau, AKP Rido Doly Kristian membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini pelaku pun telah berada di tangan pihaknya.

“Iya pelaku sudah diamankan di Kalteng. Sekarang masih dalam perjalanan ke Berau, jadi kami masih tunggu,” ungkap Rido saat dihubungi Akurasi.id, Senin (26/10/2020).

Rido mengatakan saat ini tim dari Satreskrim Polres Berau sedang membawa pelaku dalam perjalanan menuju Polres Berau untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan.

“Jadi kami masih tunggu, yang jelas sudah ditangkap,” tuturnya.

Rido enggan berkomentar lebih jauh soal proses penangkapan hingga motif pembunuhan. Menurutnya, semua akan diungkap setelah pelaku dilakukan interogasi.

“Nanti saja ya, setelah pelaku tiba kami baru rilis resmi,” terang dia mengakhiri wawancara.

Sebelumnya diberitakan, mayat FS ditemukan warga di tepi kolam Mayang Mangurai, Kecamatan Teluk Bayur, dengan kondisi tangan terikat, mulut dibekap pakai lakban dan setengah bugil tanpa celana, pada Rabu (21/10/2020).

FS merupakan pekerja lepas di sebuah kafe di Kabupaten Berau. FS terakhir keluar rumah sejak Selasa (20/10/2020) malam sekitar pukul 22.00 Wita.

Saat itu, kata Rido, FS pamit ke suaminya pergi kerja ke kafe. Tapi saat pamit, FS tidak menyebut kafe mana yang ia tujuh. Sang suami juga tak tahu.

Sejak malam itu, FS hilang kabar dengan suaminya hingga esoknya, Rabu (21/10/2020) ditemukan tewas oleh warga sekitar pukul 16.00 Wita.

Baca Juga  Dorong Terbentuknya KPAD, Komisi IV DPRD Kaltim Usul Revisi Perda Perlindungan Anak

Yang cukup membuat gempar adalah korban ditemukan dalam keadaan tangan terikat dengan mulut di lakban. Berbagi spekulasi atas kematian korban pun bergelinding di jagat media sosial. Dari mulai kasus pembunuhan hingga pemerkosaan.  (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks