Advetorial

Mudahkan Belajar Daring, Yayasan Vidatra Bagikan Paket Data 10 GB untuk Siswa dan Guru-

Mudahkan Belajar Daring, Yayasan Vidatra Bagikan Paket Data 10 GB untuk Siswa dan Guru
Mulai dari siswa SD hingga SMA Vidatra mendapat bantuan paket data 10 GB. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Sejak pandemi Covid-19 melanda, proses belajar mengajar tatap muka dialihkan dengan metode pembelajaran dalam jaringan (daring) atau online. Untuk memudahkan belajar, Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP) atau Vidatra memfasilitasi kebutuhan internet bagi siswa dan seluruh pekerja.

baca juga: Bakti Sosial Peduli untuk Negeri, Aksi Kemanusiaan Siswa SMP Vidatra Angkatan 42 di Tengah Wabah Covid-19

Bertempatkan di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang Jalan Awang Long, Bontang Utara, kegiatan penyerahan secara simbolis kartu perdana dan paket data dari Yayasan Vidatra kepada peserta didik dan seluruh pekerja digelar, Selasa (28/7/20). Di mana penyerahan paket internet 10 giga byte (GB) per bulan tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Telkomsel.

Dalam acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Kepala Dinas Pendidikan Akhmad Suharto, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, perwakilan Telkomsel cabang Bontang, serta jajaran pengurus Yayasan Vidatra Bontang, guru SD, SMP, dan SMA Vidatra. Selain itu turut hadir pula para siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Para siswa ini juga hadir bersama orang tua masing-masing.

Dengan menerapkan protokol kesehatan, yakni tamu undangan duduk di kursi dengan berjarak, memakai masker, dan mencuci tangan sebelum masuk ruangan, acara berlangsung lancar.

Dalam sambutannya, Sekretaris Yayasan Vidatra Muhammad Arief Setiawan mengatakan dampak Covid-19 juga berimbas pada kegiatan belajar mengajar, salah satunya di Vidatra. Sehingga tidak dapat dilaksanakan normal seperti biasa.

Menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru, para siswa akhirnya mulai melaksanakan kegiatan belajar melalui daring. Proses pembelajaran jarak jauh di lingkungan Yayasan Vidatra telah dimulai sejak 6 Juli 2020 lalu. Namun sebelumnya, para pendidik baik itu di SD, SMP, maupun SMA YPVDP, telah melaksanakan pelatihan penyelenggaraan proses pembelajaran online terlebih dahulu.

Arief menuturkan selama pandemi agar proses belajar mengajar online berjalan lancar, pihaknya memberikan pulsa ketika siswa ulangan umum yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga  Rusli Usulkan Tes Urin ASN dan Dewan untuk Pastikan Bebas Narkoba

“Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bontang yang selalu memberikan support dan dukungan kepada Yayasan Vidatra. Oleh sebab itu kami selalu mohon arahan dari Diknas dan pemerintah,” kata Arief.

Selain itu, kata Arief, pemberian kartu perdana dan paket data akan diberikan setiap bulan selama pandemi. Pihaknya pun juga menyiapkan masker untuk siswa dan karyawan jika sudah diizinkan belajar bertatap muka langsung nantinya.

“Kami juga menyiapkan face shield khusus untuk kelas I dan II SD,” ucapnya.

Mudahkan Belajar Daring, Yayasan Vidatra Bagikan Paket Data 10 GB untuk Siswa dan Guru
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni abadikan momen dengan swafoto bersama jajaran Yayasan Vidatra, guru, siswa, dan orang tua. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyatakan bantuan paket internet 10 GB per bulan dari Yayasan Vidatra untuk para siswa disebut sangat membantu dalam pembelajaran metode daring. Apalagi saat ini kondisi krisis akibat pandemi Covid-19.

“Ini sangat membantu karena di tengah krisis Covid-19 jadi banyak yang terdampak, termasuk orang tua siswa. Dengan dapat bantuan paket data Insya Allah anak-anak tetap semangat dan belajar online bisa optimal.

“Atas nama Pemkot Bontang kami ucapkan terima kasih,” tambahnya.

Terpisah, Ketua Harian Yayasan Vidatra Bontang Nuri Fathurohman menyatakan penyerahan kartu perdana dan paket data diberikan kepada 1256 siswa dan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan sebanyak 143 orang. Dengan bekerjasama dengan Telkomsel, Nuri membeberkan mekanismenya. Kata dia, paket yang diberikan untuk guru dan siswa berbeda. Untuk guru, melalui aplikasi My Telkomsel. Di sana ada paket khusus. Diantaranya paket 10 GB senilai Rp40 ribu, 20 GB seharga Rp60 ribu, 30 GB Rp85 ribu, dan 50 Gb Rp100 ribu.

“Sedangkan siswa kami yang mendistribusikan paket data kepada siswa yang dimasukkan pada kartu perdana yang kami bagikan tadi. Setelah aktif, baru diinjeksi. Pertama 8 GB dan kedua 2 GB. Ini berlaku selama pembelajaran online di masa pandemi. Semoga segera berakhir,” jelasnya.

Baca Juga  Buka Kegiatan Bela Negara, Plt Bupati Kukar Ingatkan Pentingnya Menjiwai Makna Bela Negara

Selain itu, dengan bekerjasama dengan Telkomsel, Yayasan Vidatra juga memberikan paket telepon murah senilai Rp50 ribu unlimited sesama operator. Serta 100 menit dengan operator lain.

“Kami sudah kerja sama dan MoU, semoga memberikan manfaat kepada manfaat untuk semuanya dan pembelajaran daring berjalan lancar,” harapnya.

Salah satu orang tua siswa, Asriah mengaku bantuan paket data dari Yayasan Vidatra memudahkan siswa dalam proses belajar online di rumah. Ibu dari Wahidatul Husna Atta siswa SMP Vidatra yang duduk di bangku kelas VII C ini memaparkan bantuan tersebut dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Saya sangat senang dengan bantuan ini. Karena bisa mengurangi biaya untuk pembelian paket data. Terima kasih untuk Yayasan Vidatra atas perhatiannya kepada siswa, terutama yang bertempat tinggal di luar kompleks Badak LNG,” pungkasnya. (adv)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks