Hard News

Narkoba Rp 650 Juta Dilarutkan di Kloset

Narkoba Rp 650 Juta Dilarutkan di Kloset
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan  memusnahkan 275,08 gram hasil ungkap kasus tersangka DF. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Kutim – Polres Kutai Timur (Kutim) kembali memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu seberat 289,66 gram atau senilai Rp 650 juta yang disita dari tersangka Dani Ferdiansyah (DF) alias Nashicun, warga Gang Pelita, Sangatta Utara, Kamis (14/2/19).

Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan memimpin pemusnahan barang bukti sabu tersebut. Enam poket sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam stoples plastik berisi air hangat. Selanjutnya, larutan berisi sabu, dibawa ke dalam toilet dan dibuang.

Pemusnahan yang dilakukan di koridor Polres Kutim dimulai dari Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan, kemudian di lanjut Israq dari Kejaksaan Negeri (Kejari) serta perwakilan Pengadilan Negeri (PN) Sangatta dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutim.

Semua proses pemusnahan disaksikan tersangka DF sebagai pemilik barang haram, bahkan pria yang berusia 20 tahun itu ikut menandatangani berita acara pemusnahan.

“Pemusnahan dilakukan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, sementara yang menjadi barang bukti untuk keperluan persidangan dan penyelidikan hanya 1,77 gram,” terang Teddy di depan awak media.

Kasat Resnarkoba Iptu Mikael Hasugian, menjelaskan pemusnahan telah mendapat persetujuan PN Sangatta. Disebutkan, pemberkasan perkara DF telah selesai dan dalam beberapa hari ke depan akan diserahkan ke Kejari Sangatta untuk selanjutnya menjalani persidangan.

Narkoba Rp 650 Juta Dilarutkan di Kloset

Tersangka DF pemilik sabu 275,08 gram menandatangani berita acara pemusnahan. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Polisi Ungkap Bandar Besar di Sangatta

Seperti diketahui, terungkapnya kasus narkoba yang dilakukan DF bermula dari laporan masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penangkapan tersangka, Senin (21/1) malam.

Sebelumnya, tim Satresnarkoba menangkap tersangka MF di Jalan Mulawarman, Desa Singa Geweh, Sangatta Selatan, dengan barang bukti 17 poker seberat 7,7 gram.

Dari pengembangan kasus, diketahui barang haram tersebut diperoleh MF dari tangan tersangka DF. Ketika tim melakukan penangkapan terhadap DF, di tangan warga Gang Pelita, Sangatta Utara itu, ditemukan barang bukti 289, 66 gram sabu.

Dari proses penyelidikan, tim Satresnarkoba hampur mendapati 11 orang yang diduga hendak membeli barang haram itu. Namun penangkapan dan penahanan 11 orang itu batal dilakukan.

Karena saat dilakukan tes urine, semuanya dinyatakan negatif, sehingga tidak dijadikan tersangka namun hanya menjadi saksi dalam kasus tersebut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka DF diancam dengan Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Ungkap 26 Kasus, Bekuk 22 Pengedar

Ditambahkan Mikael, Satnarkoba Polres Kutim, berhasil mengungkap 26 kasus narkoba dengan rincian penyalahgunaan sabu-sabu yang tertinggi. Total tersangka yang diamankan berjumlah 22 orang. “Kami telah ungkap 26 kasus, dan menetapkan 22 tersangka,” ungkapnya.

Mikael menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang proaktif menginformasikan dan melaporkan ke pihak berwajib jika ada yang mencurigakan hingga terungkapnya kasus peredaran Narkoba.

“Tentunya kita sangat mengapresiasi masyarakat yang telah menginformasikan hingga kita lakukan penyelidikan. Tanpa peran masyarakat tentunya kita kesulitan dalam pengungkapan kasus Narkoba,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (1 Review)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close