News

Pria di Gunung Telihan Jadi Pengedar Narkoba, Pembelinya Warga Kanaan

Pria di Gunung Telihan Jadi Pengedar Narkoba, Pembelinya Warga Kanaan
Pria berinisial JL (39) yang merupakan warga Kelurahan Gunung Telihan terancam lama dipenjara. (Dok Polres Bontang)

Pria di Gunung Telihan jadi pengedar narkoba, pembelinya warga Kanaan. Pelaku terancam penjara minimal 5 tahun

Akurasi.id, Bontang – Pengungkapan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika kembali dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba (Reskoba). Bersama Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang berhasil meringkus seorang pria pemilik Sabu-Sabu.

Kali ini, pria berinisial JL (39) yang merupakan warga Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat ditangkap di Jalan Ir Sukarno Hatta, RT 01, Kelurahan Kanaan Kecamatan Bontang Barat, Rabu (31/3/2021).

Kapolres Bontang AKBP Hanifa Martunas Siringoringo melalui Kasat Reskoba IPTU Muh Rakib Rais menerangkan, pengungkapan kasus narkoba ini berkat adanya informasi dari masyarakat.

Berbekal dari laporan tersebut, pihak kepolisian bergerak sigap. Bahkan pria yang kesehariannya sebagai buruh kebersihan ini menjalani bisnis barang narkotika sejak dua bulan terakhir. Dia juga mengaku bila yang biasa membeli barang haram darinya adalah warga Kanaan dan Gunung Telihan.

“Setelah dilakukan penggeledahan badan ditemukan 1 bungkus plastik berisi butiran kristal diduga narkotika jenis sabu, yang tergeletak di tanah di depan yang bersangkutan berdiri, dan diakui miliknya,” ucapnya kepada media ini melalui rilisnya, Kamis (1/4/2021).

Tidak sampai situ, lanjut Rakib, setelah diinterogasi tersangka juga menunjukkan tempat menyembunyikan barang bukti lainnya. Setelah diperiksa di semak belukar, ditemukan dompet kecil warna coklat berisi 8 plastik diduga sabu seberat 5,08 gram

Baca Juga  Diduga Selingkuh hingga KDRT, Ketua LSM Ini Dipolisikan

Kasubbag Humas AKP Suyono menambahkan, semua barang bukti tersebut diakui tersangka adalah miliknya. Dan selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Sat Resnarkoba Polres Bontang untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.

“Terhadapnya Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat 1 atau pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkas Suyono. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button