Hard News

Niat Lepas Baling-Baling yang Terlilit, ABK Malah Tenggelam, Korban Belum Ditemukan

ABK
SAR saat melakukan pencarian hilangnya Rusdiansyah sore tadi. (dok)

Akurasi.id, Samarinda – Sungai Mahakam yang membelah Kota Tepian -sebutan lain Samarinda-kembali memakan korban. Tepatnya Kamis (5/12/19) siang tadi, sekitar pukul 11.30 Wita, saat Kapal Tug Boat (TB) Danny 20, memasuki perairan Sungai Mahakam tepatnya di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Baca Juga: Bogem Istri Hanya Karena Uang Rp100 Ribu, Pria Ini Ditetapkan Jadi DPO

Kejadian ini menimpa seorang anak buah kapal (ABK) bernama Rusdiansyah (19). Informasi dihimpun, Kapal TB Danny 20 itu sedang menarik muatan batu bara dari Desa Senyiur, Kecamatan Muara Ancalong, Kutai Timur.

Ketika di perairan Samarinda, laju kapal tiba-tiba saja terganggu. Usut punya usut, disebabkan propeler atau baling-baling kapal terlilit tali tongkang di belakangnya. Kapten pun menghentikan laju kapal. Tiga orang ABK termasuk Rusdiansyah memperhatikan dari buritan kapal.

Tanpa ada aba-aba. Rusdiansyah seketika menceburkan dirinya ke sungai. Diduga ia mengambil langkah tersebut sebagai bentuk inisiatif. Namun tindakannya tersebut tanpa menggunakan alat keselamatan yang ada.

“Baling-baling sangkut. Dia (Rusdiansyah) coba memperbaikinya,” terang Sudirman (34) seorang ABK Danny 21 lainnya.
Setelah lima menit menyelam, Rusdiansyah tak kunjung menampak diri. Kedua rekannya mulai cemas. Panik, keduanya langsung melapor kepada sang kapten untuk memberitahukan keadaan yang terjadi.

“Sudah sempat kita cari tapi enggak ketemu,” imbuhnya.

Diduga Rusdiansyah yang tak kunjung timbul dikarenakan terjepit di bagian bawah kapal. Melihat ABK-nya tak kunjung muncul, Kapten TB Danny 20 langsung melaporkan kejadian tersebut melalui radio.

“Polisi tadi langsung datang. Kapten sama dua teman yang lain langsung di bawa. Sepertinya dimintai kronologis kejadian,” jelasnya.

Hal tersebut turut dibenarkan oleh Kepala Unit Siaga SAR Samarinda Dede Hariana, saat ditemui di lokasi kejadian.
“Memang benar ada yang diduga tenggelam dari salah satu ABK kapal ini,” ucap Dede.

Dari informasi yang dihimpun Dede, kondisi Rusdiansyah yang nekat menyelam tanpa menggunakan alat pengaman juga dibenarkannya. Dede mengatakan, korban hanya menggunakan baju kaos lengan panjang berwarna hitam, dan celana pendek dengan warna yang sama.

Untuk sementara, tim SAR gabungan fokus dalam upaya pencarian korban yang diduga tersangkut di antara TB Danny 20 dan tongkang Danny 21. Dede menjelaskan, pihaknya masih berupaya untuk menggoyangkan tugboat ataupun tongkang, untuk mengantisipasi jika korban terjebak di bagian bawah ke dua kapal besar ini.

“Karena arus deras jadi kita tidak bisa menyelam. Jadi kami optimalkan pencarian dengan cara menggoyangkan kedus kapal,” imbuhnya.

Jika masih tidak ditemukan juga, tim SAR gabungan akan menggeser kapal tongkang Danny 21 dari titik awal kejadian. Untuk berjaga-jaga agar tubuh korban tidak hanyut, tim SAR akan melakukan intersep di depan kapal tongkang nantinya.

MAHYUNADI

Terpisah, Kapolsek KP Samarinda AKP Aldi Alfa Faroqi menuturkan saat ini pihaknya telah meminta keterangan kedua rekan Rusdiansyah, dan masih terus melakukan pencarian hingga saat ini.

“Saat ini kami masih melakukan upaya pencarian dibantu oleh tim SAR lainnya. Jika tak membuahkan hasil, maka pencarian akan kita lanjutkan besok pagi,” singkatnya.

Sebagai informasi, saat ini pihak Basarnas bersama sejumlah relawan masih melakukan pencarian. Rudiansyah diketahui memiliki ciri-ciri perawakan badan kurus, rambut sedang mengenakan baju hitam lengan panjang dan celana pendek berwarna hitam. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

Tags

One Comment

  1. Masih muda jangan ragu untuk memulai sebuah bisnis broo, semua bisa berawal dari nol dan akan menjadi besar, nahh jadi untuk kalian yang ingin memulai usaha silahkan kunjungi bit.ly/2xFWJkl , Angga link alternatif hottogel akan memberikan tips & saran terbaik

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close