Hard NewsHukum

Parah! Ayah dan Anak Konsumsi Sabu di Muara Badak

ayah dan anak
Ar dan anaknya AS harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena telah menyalahgunakan obat-obatan terlarang. (Humas Polres Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Bukannya menjadi panutan yang baik bagi anak, seorang ayah di Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tertangkap karena mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu (SS). Parahnya, sang anak juga mengonsumsi barang haram tersebut.

baca juga: Gara-gara SS, 3 Warga Tanjung Laut Indah Ditangkap di Jalan Baronang

Hal ini terungkap melalui Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Muara Badak berdasarkan laporan warga yang resah. Warga melaporkan bahwa salah satu rumah di Jalan Kapitan Toko Lima RT 8, Desa Muara Badak ilir, Kecamatan Muara Badak sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Mendapatkan informasi itu, pihak kepolisian langsung mengusut tuntas kasus tersebut.

Sekira pukul 21.30 Wita pada Senin (13/1/20) polisi menangkap pelaku berinisial Ar yang saat itu sedang bermain kartu di teras rumahnya. Ar pun hanya bisa pasrah tatkala polisi menggeledah seluruh tubuhnya untuk menemukan barang bukti. Namun usai digeledah rupanya polisi tidak ditemukan barang yang mencurigakan.

ayah dan anak
Barang bukti hasil penggeledahan polisi. (Humas Polres Bontang)

Disaksikan ketua RT 8, polisi kembali menggeledah isi rumah Ar. Dari hasil penggeledahan ditemukan sebuah Bong atau alat hisap khusus sabu-sabu. Di mana dalam pipet kacanya terdapat residu sisa penggunaan sabu-sabu. Kemudian barang bukti lainnya ditemukan di belakang pintu kamar terdapat 1 bendel plastik klip kosong beserta sendok takar dan korek gas.

“Dari data yang diperoleh, Ar berusia 51 tahun dan pekerjaannya sebagai nelayan,” ungkap Kapolres Bontang AKBP Boyke Karel Wattimena melalui Kasubag Humas AKP Suyono, Rabu (15/1/20).

Selanjutnya tim unit Reskrim Polsek Muara Badak mendatangi rumah anak dari Ar yang dicurigai juga mengonsumsi barang haram tersebut. Tak jauh dari rumah sang ayah, laki-laki berinisial AS (27) yang sedang bersantai di ayunan kolong rumahnya pun langsung diperiksa polisi. Usai digeledah, polisi bersama ketua RT setempat menemukan sabu-sabu sebanyak 3 poket dengan berat 4,21 gram yang disembunyikan di dalam kotak rokok. Barang itu ditemukan dalam laci kayu di bawah kolong rumah AS.

“Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti tersebut dibawa ke Polsek Muara Badak untuk dimintai keterangan atas kepemilikan barang tersebut,” beber AKP Suyono.

Akibat perbuatannya tersebut, Ar dan AS terjerat Pasal 114 dan Pasal 112 Undang-Undang Republik Indonesia (UURI) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan mendekam di penjara minimal 5 tahun atau maksimal 20 tahun. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close