HeadlineIsu Terkini

Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar

Pasien Covid-19 Meninggal di Samarinda Dibawa ke Kalsel, Jaang: Sudah Saya Tahu, Itu Warga Luar
Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat diwawancarai awak media, Senin (13/7/20). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Terkait adanya informasi tentang pasien Covid-19 meninggal dunia di Samarinda yang dibawa ke Kalimantan Selatan (Kalsel), hal tersebut menjadi pertanyaan banyak masyarakat lantaran bertolak belakang dengan protokol kesehatan yang selama ini diwacanakan Tim Gugus Tugas. Sebab pasien Covid-19 yang telah meninggal dalam protokolnya paling lambat 4 jam sudah harus dimakamkan.

Baca juga :Ancam Kawasan Pertanian, Warga Kampung Geleo Asa dan Geleo Baru Tolak Hadirnya Tambang

Mengenai hal itu Wali Kota Samarinda Syahrie Jaang, yang juga sebagai ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Samarinda, menyebutkan bahwa dirinya bukannya mengizinkan tetapi pria nomor satu di Samarinda itu hanya sebatas mengetahui hal tersebut.

“Gugus tugas bukannya mengizinkan tetapi mengatahui, karena kami sudah memberikan arahan bahwa Covid-19 demikian, dan tim gugus sudah siap,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Senin (13/7/20).

Jaang menyampaikan, bahwa pihaknya tidak bisa menghalang-halangi keinginan keluarga korban ketika mereka membawa pasien ke kampung halamannya, selagi pihak keluarga bertanggung jawab atas keputusan yang mereka ambil.

“Tapi kan kami tidak bisa juga menghalangi keluarga yang bersangkutan untuk membawa, dan mereka bertanggungjawab. Kami bukan mengizinkan tetapi kita mengetahui, dan itu sudah saya ketahui,” ujarnya. “Kalau warga Kota Samarinda tentu kami tidak bolehkan, ini kan warga luar,” sambungnya.

Saat disinggung apakah nantinya pada saat pasien sampai di lokasi tujuan, protokol Covid-19 akan tetap dijalankan dikediaman ataupun dipemakaman, Jaang menjawab “Ya pasti karena inikan sudah sesuai protokol di Gugus Tugas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya seorang pasien positif Covid-19 meninggal dunia di Rumah Sakit Haji Darjad (RSHD) Samarinda, Kalimantan Timur dan pihak keluarga meminta pasien dibawa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk dimakamkan. Pasien tersebut dibawa Tim Gugus Tugas berpakaian lengkap pada Jumat (10/7/20) sekitar pukul 16.30 Wita. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close