HeadlineIsu Terkini

Pasien Positif Corona Kini Menjadi 22, Satu di Kukar, Satu Lagi di Berau

pasien positif corona
Plt Kepala Dinkes Kaltim Andi Muhammad Ishak saay memberikan data terbaru pasien positif corona di Kaltim. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Jumlah pasien positif corona atau covid-19 di Kaltim terus bertambah. Per tanggal 1 April 2020 hari ini, 2 warga Kaltim dinyatakan positif terinfeksi corona. Satu orang di Kabupaten Berau dan satu lagi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

baca juga: Duduk Perkara Pasien PDP Asal Balikpapan yang Meninggal Dunia Saat Perjalanan ke Rumah Sakit

Dengan adanya tambahan 2 pasien positif corona itu, maka total sudah ada 22 warga Kaltim yang terjangkit wabah pendemi tersebut. Dengan 1 pasien asal Balikpapan telah meninggal dunia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Andi Muhammad Ishak mengatakan, khusus untuk pasien positif corona asal Berau, belum dikantongi datanya oleh pihaknya. Sementara ini, yang baru memiliki data hanya tambahan satu pasien di Kukar.

“Pasien terkonfirmasi positif asal Kukar atau KKR2 berjenis kelamin perempuan 37 tahun, merupakan pasien yang ada kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif asal Kutim atau KTM1 yang merupakan cluster sidang Sinode perjalanan ke Bogor,” jelasnya, Rabu (1/4/20).

Dalam konferensi persnya, Andi menjelaskan, terjangkitnya KKR2 berawal saat yang bersangkutan mulai mengalami gejala flu pada tanggal 2 Maret 2020. Kemudian pada tanggal 3-8 Maret 2020, KKR2 diketahui masih melakukan kegiatan seperti biasanya.

Lalu pada tanggal 9 Maret, KKR2 berobat di satu rumah sakit di Samarinda. Empat hari berselang atau tanggal 13 Maret, KKR2 melakukan perjalanan ke Jakarta untuk mengahdiri acara keluarga. Selanjutnya tanggal 16 Maret, KKR2 kembali memeriksakan kesehatan di rumah sakit di Jakarta dan dinyatakan tidak terindikasi covid-19.

Mengetahui dirinya dalam keadaan baik-baik saja, KKR2 kemudian memutuskan kembali ke Tenggarong, Kukar, tanggal 19 Maret. Namun pada saat itu, yang bersangkutan masih mengalami gejala covid-19.

Dari situ, pada tanggal 20 hingga 25 Maret, KKR2 memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah dengan mendapatkan pengawasan ketat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar.

“Karena tidak ada perubahan, pada tanggal 26 Maret, KKR2 dibawa ke RSUD Aji Muhammad Parikesit untuk menjalanin isolasi serta diambil tes Swab, dan pada tanggal 1 April, KKR2 dinyatakan terkonfirmasi positif virus corona,” beber Andi.

Adapun untuk pasien terkonfirmasi positif corona asal Berau, diakui Andi, hingga dengan dia menyampaikan rilis per tanggal 1 April ini, pihaknya belum mendapatkan laporan resmi dari pemerintah pusat atau Tim Gugus Penanggulangan Covid-19.

“Kami hanya melaporkan data yang ada pada kami dan yang kami terima dari pusat, sebab kami juga harus menunggu hasil Swab dari Balai Besar Laboratoriom Kesehatan atau BBLK Surabaya,” tuturnya.

Bupati Berau Akui Ada Warganya Positif Corona

Sementara itu, Bupati Berau Muharram dalam konferensi persnya, mengakui adanya warga di tempat dia memimpin yang terkonfirmasi positif corona pada 1 April 2020 hari ini.

Dalam keterangannya pada konferensi Rabu sore tadi, Muharram menerangkan, jika warga Berau yang positif corona tersebur, diketahui sempat melakukan perjalanan ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), dalam rangka mengikuti kegiatan Ijtima Ulama pada 19 hingga 22 Maret 2020.

“Kami membenarkan bahwa ada 1 pasien asal Berau yang terkonfirmasi positif dari hasil rapid tes. Tinggal kita tunggu hasil Swabnya untuk memastikannya lagi,” tutur Muharram. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close