HeadlineIsu Terkini

Patut Diwaspadai, Angka ODP di Kaltim Mencapai 1.906 Kasus, Peningkatan Terjadi di Semua Daerah

odp di kaltim
Jumlah ODP maupun PDP virus corona di Kaltim terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun Orang Dalam Pemantauan (ODP) wabah virus corona di Kaltim terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Tercatat, hingga Rabu (25/3/202) ini saja, jumlah PDP kembali bertambah sebanyak 5 orang. Kemudian untuk ODP, jumlahnya meningkat fantastik sebanyak 246 kasus.

baca juga: Begini Kronologis 2 Warga Asal Bontang dan Kutim Sebelum Dinyatakan Terjangkit Virus Corona

Informasi itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim Andi Muhammad Ishak, saat menyampaikan updet terbaru wabah corona atau Covid-19 di Benua Etam –sebutan Kaltim.

Sebagaimana data yang diterima media ini dari Dinkes Kaltim, diketahui, ada tiga kabupaten/kota di Kaltim yang banyak melaporkan tambahan PDP, utamanya ODP corona dalam 2 hari terakhir.

“Khusus untuk tambahan PDP corona, masing-masing sebanyak 2 kasus berada di Kabupaten Berau dan Kabupaten Paser. Kemudian 1 kasus lagi berada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar),” ungkapnya diwawancarai awak media melalui telepon selulernya, Rabu (25/3/20) sore.

Kendati demikian, sambung Andi, kelima PDP itu dapat dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan kluster atau daerah yang sudah terpapar virus corona, baik di Kaltim maupun di daerah lainnya seperti di Pulau Jawa. Begitu juga dengan pasien positif corona sebelumnya.

“Saat ini, kami sedang menunggu konfirmasi dari daerah yang mengalami penambahan PDP. Dan kelima pasien tersebut tengah mendapatkan perawatan isolasi di rumah sakit daerah masing-masing,” jelasnya.

Dengan adanya penambahan 5 PDP baru pada Rabu (25/3/20) hari ini, maka selama satu pekan terakhir, sudah ada 64 PDP di Kaltim. Pada Selasa (24/3/20) lalu, angka PDP tercatat sebanyak 59 kasus.

Yang cukup mengejutkan yakni, adanya lonjakan jumlah ODP di Kaltim. Kepada awak media, Andi menyampaikan, kalau ada penambahan sebanyak 246 kasus ODP hingga 25 Maret 2020. Jika ditambah data ODP per tanggal 24 Maret 2020, maka jumlah ODP di Kaltim sudah mencapai 1.906 kasus.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Penambahan 246 kasus ODP ini, terjadi dihampir semua kabupaten/kota di Kaltim, terkecuali Kota Bontang yang tidak mengalami penambahan ODP,” ungkapnya.

Dari 9 kabupaten/kota di Kaltim yang mengalami pertambahan ODP, diketahui berasal dari Berau 7 kasus, Kutai Barat (Kubar) 4 kasus, Kukar 34 kasus, Kutai timur (Kutim) 68 kasus.

Selain itu, di Kabupaten Mahakam Hulu (Mahulu) 9 kasus, Paser 2 kasus, Penajam Paser Utara (PPU) 25 kasus, Kota Balikpapan 68 kasus, dan Samarinda 29 kasus. (*)

Penulis: Muhammad Budi kurniawan
Editor: Dirhanuddin



Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks