HeadlineIsu Terkini

PDAM Samarinda Putuskan untuk Meningkatkan Dosis Kaporit sebagai Antisipasi Corona

PDAM Samarinda
Dengan pertimbangan pencegahan wabah corona, PDAM Tirta Kencana Samarinda memutuskan menambah dosis kaporit dalam air yang mereka akan alirkan. (ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Wabah virus corona yang melanda di sejumlah daerah di Kaltim, membuat pemerintah terus memperketat pengawasan. Tidak terkecuali PDAM Tirta Kencana Samarinda.

baca juga: Patut Diwaspadai, Angka ODP di Kaltim Mencapai 1.906 Kasus, Peningkatan Terjadi di Semua Daerah

Di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19, perusahaan plat merah tersebut juga diketahui mengencangkan ikat pinggang dalam pengawasan baku mutu dan klualitas air yang akan mereka salurkannya. Di antaranya dengan menambah dosis kaporit.

Penambahan dosis kaporit pada air dinilai penting sebagai upaya pencegahan atas wabah corona. Apalagi, Samarinda telah ditetapkan berada dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB) Covid-19 pada 18 Maret 2020. Hal itu menyusul ditemukannya seorang pasien positif corona yang dirawat di RSUD AW Sjahranie Samarinda.

Humas PDAM Tirta Kencana Samarinda, M Lucman membenarkan adanya penambahan  atau peningkatan kadar kaporit dalam kandungan air yang akan disalurkan ke rumah-rumah pelanggan PDAM.

“Saat ini kami telah menambahkan kaporit, dari yang biasanya 1 menjadi 2. Jadi ketika warga mencuci tangan otomatis virus juga ikut hilang dan terbunuh,” sebutnya, Rabu (25/3/20).

Penambahan kaporit itu sendiri diakui Lucman telah dilakukan pihaknya sejak seminggu terakhir. Dia mengharapkan, penambahan dosis kaporit itu dapat membantu pencegahan wabah corona di Kota Tepian –sebutan Samarinda.

“Iya, sudah sejak seminggu lalu kami telah menambahkan kaporit, atau sejak diumumkannya ada pasien positif corona di Samarinda,” ungkapnya.

Lewat penambahan kaporit itu, PDAM juga mengharapkan dapat memutus mata rantai penyebarahn virus corona di Samarinda. Apalagi di tengah terus bertambahnya pasien dalam pengawasan (PDP) maupun orang dalam pemantauan (ODP) corona.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

“Kami berharap penyebaran virus corona di Samarinda dapat segera teratasi. Agar perekonomian di Samarinda dan daerah lain di Kaltim juga dapat segera pulih,” harapnya.

Lucman sendiri mengakui, penambahan dosis kaporit yang berlebihan memang tidak cukup baik untuk kesehatan. Lantaran tidak baik bagi kulit dan dapat menyebabkan iritasi pada mata. Namun semua upaya itu, dilakukan dengan tujuan memutus wabah corona di Samarinda.

“Untuk saat yang sangat genting seperti ini, kami sepakat menambahkan kaporit walaupun kadar yang berlebihan tidak baik juga bagi kesehatan,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin



Tags
Show More

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close