Hard NewsHukum

Pelaku Penjambretan Siswi SD Merupakan Janda Beranak Dua, Berdalih Terimpit Ekonomi

pelaku penjambretan
Rara dan ketiga rekannya berhasil diringkus aparat kepolisian setelah melakukan aksi terakhir pada Rabu (8/1/20) silam. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Rabu (8/1/20) silam beredar rekaman CCTV yang menampilkan aksi seorang perempuan pelaku penjambretan Hp  terhadap bocah di Jalan Ade Irma Suryani, Sungai Pinang, akhirnya berhasil diungkap oleh aparat kepolisian.

Baca Juga: Meresahkan Warga, Polisi Selidiki Aksi Penjambretan Kepada Bocah yang Terekam CCTV

Pelaku bernama  Alfi Lahauli (26) yang akrab di sapa Rara rupanya tidak diamankan seorang diri, melainkan bersama tiga rekan laki-lakinya yang bernama Baharuddin alias Bahar (24) yang merupakan kekasih tersangka utama, M Supriyanto (22) dan M Rifai (37).

Mula-mula dari hasil rekaman CCTV, polisi sempat dibuat kesulitan lantaran Rara melakukan aksinya dengan keadaan wajah tertutup. Namun setelah ditelusuri lebih lanjut polisi berhasil mendapatkan identitas motor yang digunakannya yakni, Honda Vario Merah KT 6264 BG.

Berdasarkan hal itu, polisi langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan Rara di sebuah rumah indekosnya di Jalan Sentosa, Sungai Pinang pada Kamis (9/1/20) sekitar pukul 20.30 Wita malam.

Begitu diamankan, polisi langsung melakukan pemeriksaan dan hasilnya diketahui tiga nama lainnya yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Polisi pun dengan cepat kembali mengamankan tiga rekan Rara ini.

Dari informasi yang didapatkan, kejadian berawal saat JF (10) sebagai korban yang sudah memasuki waktu pulang sekolah sedang menunggu angkutan umum di bibir Jalan Ade Ia Suryani pada Rabu (8/1/20) pukul 17.00 Wita.

Saat itu Rara yang melihat mangsanya bergegas menghampiri JF menggunakan motor matic-nya. Modus Rara kala itu ialah meminjam ponsel JF untuk menelepon rekannya sembari menawari tumpangan bagi korbannya. Saat ponsel berhasil didapat dan JF dibonceng di belakangnya, motor yang sempat berjalan beberapa meter itu langsung berhenti.

Rara tiba-tiba meminta JF turun lantaran ia hendak menemui rekannya tak jauh dari situ. Ketika kondisi jalan sepi, Rara dengan cepat langsung tancap gas dan JF pun sempat mengejarnya. Kejadian ini yang sempat terekam oleh CCTV salah satu rumah warga setempat dan menjadi bukti utama kepolisian.

Sehari setelah diamankan pada Jumat (10/1/20), Rara yang dijumpai awak media menuturkan, jika dirinya terpaksa melakukan hal tersebut karena terimpit persoalan ekonomi. Ia pun diketahui merupakan seorang janda beranak dua dan telah bercerai sejak setahun silam.

“Buat beli kebutuhan anak-anak mas,” tuturnya lesu sembari menutup wajah.

Ketika ditanya tiga pelaku lainnya yang turut membantu, termasuk Bahar, kekasihnya. Rara mengatakan hanya meminta bantuan untuk menjualkan hasil barang curiannya.

“Minta tolong jual kan saja, enggak ikut ambil,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Ramadhanil menuturkan, dari hasil penyelidikan, pelaku telah melakukannya lebih dari sekali.

MAHYUNADI

“Ternyata aksi penjambretan pelaku sudah dilakukan empat kali selama 2019, kemungkinan masih bisa bertambah. Biasanya beraksi di daerah Sungai Pinang,” bebernya.

Selain mengamankan tersangka Rara, petugas juga mengamankan tiga pelaku lain, terkait aksi yang dilakukan oleh tersangka Rara saat aksi terakhirnya.

“Jadi handphone itu mereka jual seharga Rp600 ribu, dan itu merupakan keterlibatan ketiga pelaku lain dari aksi pencurian terakhir yang dilakukan tersangka utama,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 372 tentang penggelapan, dengan ancaman 4 tahun kurungan penjara. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close