Advetorial

Pembukaan Pelatihan Dokcil SD Vidatra Jaring 45 Murid Pilihan

pelatihan dokcil
Guru, Lurah Satimpo, dan seluruh peserta dokcil dan orientasi PMR mula mengabadikan momen bersama. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Gaungan gong sebanyak 3 kali menjadi pertanda dibukanya Pelatihan Dokter Cilik (Dokcil) angkatan ke-24 dan Orientasi Palang Merah Remaja (PMR) tingkat mula ke-9 SD Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP), Senin (20/1/20).

baca juga: Gelar Jalan Sehat dan Pentas Seni, Meriahnya Puncak HUT Yayasan Vidatra ke-42

Sebanyak 45 murid SD pilihan, yakni 24 murid dari kelas III dan 21 murid kelas IV ini lolos seleksi sebagai dokcil di SD Vidatra –sebutan lain YPVDP-. Kegiatan dokcil dan orientasi PMR tingkat mula ini setiap tahunnya bekerjasama dengan Rumah Sakit (RS) LNG Badak Bontang dan Puskesmas Bontang Selatan 1. Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bontang juga turut mendukung pelaksanaan kegiata tersebut.

Kepala SD Vidatra Nur Syamsu mengatakan kegiatan dokcil dilaksanakan mulai Senin hingga Jumat (24/1/20). Selama 5 hari peserta dokcil mendapat beragam materi. Misalnya di hari pertama dan kedua materi tentang dokcil dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), kesehatan lingkungan (kesling) dan gizi, kesehatan pribadi, gigi, dan mulut, serta kesehatan mata dan telinga.

Di hari ketiga dan keempat materi yang diberikan tentang pencegahan penyakit menular (P2M), nasfa dan fungsi obat, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), kepalangmerahan, siaga bencana, dan praktik pengukuran tinggi badan (tb) dan berat badan (bb). Di hari terakhir, para murid pilihan SD Vidatra ini juga melakukan kunjungan ke puskesmas.

pelatihan dokcil
Para peserta dokcil juga menjadi paduan suara menyanyikan lagu Mars UKS dan Mars PMI. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

“Anak-anak dokcil ini tetap melaksanakan kegiatan belajar di kelas. Siang hari setelah istirahat dan salat, mereka mengikuti kelas dokcil,” ucapnya kepada Akurasi.id.

Tahun ini,  pelatihan yang bertemakan ‘Mewujudkan Generasi Muda yang Sehat dan Kuat serta Peduli Terhadap Sesama’ memiliki pesan tersirat. Nur Syamsu menerangkan diberbagai pemberitaan di media cetak dan daring saat ini, di Kota Taman –sebutan Bontang- masih ada generasi muda terutama anak-anak yang melakukan tindakan buruk. Contohnya, lanjut dia, masih ada anak SD yang ngelem dan tidak berperilaku baik untuk anak seusianya.

Bahkan Nur Syamsu juga menyayangkan maraknya vape –sebutan rokok elektrik- yang menjadi salah satu jenis dari penghantar nikotin elektronik ini dikalangan anak-anak. Bahkan dia menyatakan ada tempat yang menjual vape secara bebas untuk anak-anak.

“Anak-anak jadi penasaran untuk mencoba. Jadi dengan adanya dokcil ini diharapkan peserta diperkenalkan dan diajak menghindari apa itu vape. Nantinya para dokcil ini bisa menerangkan kepada sesamanya sebagai bentuk kepedulian,” terangnya.

Penjaringan dan seleksi dokcil SD Vidatra setiap tahun hanya menjaring sekira 40-45 anak. Nur Syamsu menuturkan proses penjaringannya dengan cara menyebarkan angket kepada murid kelas III dan IV terkait pendaftaran dokcil. Rupanya peminatnya sangat banyak.

“Setelah diseleksi kembali ada 45 murid pilihan yang tergabung sebagai dokcil SD Vidatra,” jelasnya.

Pada kegiatan ini juga turut dihadiri Lurah Satimpo Andriana. Lurah yang baru menjabat sepekan ini menyatakan dukungannya terhadap kegiatan positif itu. Bahkan, kata dia, walikota Bontang juga mencanangkan bahwa kesehatan penting bagi masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini generasi mempunyai bekal dari sekarang untuk peduli kesehatan dan lingkungannya. Paling tidak untuk teman-teman terdekatnya,” jelasnya.

Kabid Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Saparudin yang hadir dalam pembukaan pelatihan dokcil ini juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Dia menyebut Disdik Bontang tidak hanya mendukung kegiatan dokcil, namun juga kegiatan lainnya seperti polisi cilik dan sebagainya.

“Berharap dokcil ini berkembang tidak hanya di SD vidatra aja. Tapi juga sekolah-sekolah lainnya,” tutupnya. (adv)

Penulis: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks