Hard NewsHukum

Penikaman Suami oleh Istri di Big Mall Dilatari Dugaan Perselingkungan, Pelaku Diancam 7 Tahun Penjara

penikaman suami
Mengaku refleks, Hasmawati saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dan diancam kurungan 7 tahun penjara akibat penikaman terhadap suaminya Adi. (Dok Polresta Samarinda)

Akurasi.id, Samarinda – Sehari setelah peristiwa yang menggegerkan para pengunjung Big Mall Samarinda, Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang, Minggu (22/12/19) pukul 19.30 Wita lalu, akibat penikaman yang dilakukan Hasmawati (37) terhadap suami sirinya Ardiansyah (30), saat ini polisi telah menetapkannya sebagai tersangka.

Baca Juga: Suami Ditikam Istri di Big Mall, Begini Alasan dan Kronologis Lengkapnya

Hasmawati dijerat dengan pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan. Yaitu sengaja menyebabkan perasaan tidak enak, rasa sakit, atau luka. Sanksi pidana berupa ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Tetapan ini dibacakan langsung oleh Wakil Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Wakasatreskrim) Polresta Samarinda, AKP M Aldy Harjasatya dalam rilisnya Senin (23/12/19) siang tadi. Selain membacakan putusan hukum bagi Hasmawati, polisi berpangkat balok tiga ini juga menjelaskan motif dari kejadian berdarah tersebut.

Mula-mula diketahui bahwa pasangan siri ini sudah menikah sejak empat bulan silam. Ardiansyah alias Adi dikabarkan adalah seorang pengangguran. Diawali persoalan tersebut membuat keduanya kerap bercekcok.

“Awal mulanya karena kesal melihat suami pengangguran dan membuat mereka kerap bertengkar, baik di rumah maupun di tempat tersangka bekerja,” ucap Aldy.

Kepada polisi, Hasmawati yang telah bekerja pada Tenan makanan cepat saji selama dua tahun terakhir ini, mengaku kalau perbuatannya saat itu karena refleks akibat kesal dirasanya. Cekcok keduanya terus berlanjut saat Hasmawati sedang melayani pembeli.

Hasmawati yang saat itu sedang memotong bahan makanan yang akan disajikan. Kemudian mengacungkan pisau kepada Ardiansyah.

“Kemudian langsung ditusukkan ke dada kiri. Satu kali tusukan. Pengakuannya (tersangka) karena refleks,” imbuh Aldy.

Aksi Hasmawati menikam suami dilakukan saat pengunjung mall sedang ramai lalu lalang. Usai menikam, Hasmawati kemudian berlari ke pos keamanan mall.

Dari hasil laporan masyarakat yang tengah ramai, polisi segera bergerak menuju lokasi kejadian. Selain olah tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga mengamankan Hasmawati beserta barang buktinya, yakni sebilah pisau yang digunakan menusuk dada Adi.

Akibat mengalami luka tusuk, korban harus menjalani operasi di bagian paru-parunya. Hingga saat ini korban masih dirawat intensif. “Korban sampai sekarang masih dirawat di rumah sakit,” kata Aldy.

MAHYUNADI

Sementara itu, kekesalan Hasmawati bukan hanya karena persoalan suami yang belum memiliki pekerjaan. Menurut pengakuan Hasmawati, perdebatan memang sering terjadi di rumah karena suami sering menuduhnya berselingkuh.

“Saya kesal, waktu di Big Mal kan dia ribut-ribut. Enggak enak sama customer. Di rumah sering berantem. Dia juga cemburuan. Selalu curiga, dikira saya selingkuh,” beber Hasmawati saat dijumpai.

Sementara Hasmawati harus mendekam di balik kurungan besi, Adi saat ini sedang dalam perawatan intensif oleh tim medis di Rumah Sakit (RS)  Hermina Samarinda. Karena luka tusuk di bagian dada kiri. Harus menjalani operasi akibat gumpalan darah di paru-parunya.

“Sudah dilakukan operasi, terkait lukanya masih menunggu hasil observasi dan ini ditangani oleh dr spesialis bedah, saya tidak bisa menjelaskan secara detail,” pungkas Dr Soraya, perwakilan manajemen RS Hermin saat dikonfirmasi. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close