CorakHard News

Pesta Laut Resmi Dibuka, Infrastruktur BK Disoroti Wakil Ketua DPRD

Pesta Laut
Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase memukul gong pertanda Pesta Laut Bontang Kuala 2019 dibuka. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Suara gong bergaung usai dipukul Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase menjadi tanda dibukanya Pesta Laut Bontang Kuala 2019, di Anjungan TPI Bontang Kuala, Selasa (26/11/19). Tahun ini pesta laut mengangkat tema ‘Melalui Pesta Laut Kita Kembangkan Destinasi Wisata Maritim Kota Bontang’.

Dibuka dengan beragam tarian adat, acara yang rutin digelar setiap tahun ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Junaidi, Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina, dan Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam HS. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Akhmad Suharto, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang Bambang Cipto Mulyono, manajemen Pupuk Kaltim, lurah, dan lainnya.

Baca Juga: Enam Gudang Kayu Ilegal Senilai Rp 6 Miliar Digerebek Polisi, Pemilik Perusahaan Jadi Buronan

Istimewanya kegiatan ini dihadiri Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Haji Adji Pangeran Hario Soerya Adi Kusuma, Haji Adji Pangeran Ario Kusumo Putro, Adji Raden Gamal AL Fajri, Adji Raden Yayan, Adji Raden Ades Carita Buana, Raden Yudi Budiono, Raden M Nasir Syam, dan Adji Bambang Padli.

Pesta laut berlangsung selama 6 hari, yakni mulai 26 November sampai 1 Desember mendatang. Pada acara ini diisi dengan beragam lomba. Seperti lomba dayung perahu naga, race laut dan lomba layang-layang se-Kaltim, lomba tari dan karaoke nusantara, dan acara hiburan lainnya.

Meski pembukaan pesta laut Bontang Kuala cukup meriah. Namun tetap mendapat sorotan dari Wakil Ketua DPRD Bontang Junaidi. Dia mengatakan setiap tahun kegiatan tersebut digelar dengan konsep yang apik. Namun sayang, dia menyayangkan infrastruktur yang kurang memadai. Sebab dari tahun ke tahun tidak ada perubahan pada panggung kegiatan tersebut.

MAHYUNADI

“Infrastruktur sekarang kelihatan kumuh. Pokok-pokok pikiran saya, mau saya tuangkan dalam infrastruktur di Bontang Kuala. Bagaimana caranya supaya di tahun berikutnya infrastrukturnya bisa lebih bagus daripada sekarang,” ungkapnya.

Baru saja kembali dari kunjungan pariwisata maritim di Belitung, Junaidi pun membandingkan Bontang perbedaaanya masih timpang. Kata dia, penyebabnya di Belitung sudah siap dengan APBN yang mendukung.dia berharap Bontang bisa mencontoh pariwisata maritim di Belitung.

“DPRD Bontang ingin menyamakan Bontang Kuala bisa seperti Belitung. Kita pasti mampu, karena kita punya budaya dan wisata laut yang bagus,” bebernya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi 

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close