HeadlinePolitik

PKB Gagal Raih Posisi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ini Tanggapan Syafruddin

PKB Gagal Raih Posisi Ketua DPRD Kaltim, Ini Tanggapan Syafruddin
Syafruddin (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan gagal meraih posisi wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Pasalnya, suara yang diraih partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut lebih rendah dibanding perolehan suara Partai Amanat Nasional (PAN).

Berdasarkan data yang dihimpun Akurasi.id, PKB mendapatkan 104.161 suara. Sementara PAN memperoleh 110.063 suara. Dengan begitu, PAN akan menduduki posisi wakil ketua bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Sementara Partai Golongan Karya (Golkar) diprediksi kembali menduduki posisi pimpinan DPRD Kaltim. Partai berlambang pohon beringin ini meraih 253.423 suara. Tertinggi dari 16 parpol yang bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kaltim 2019.

Baca Juga : Parpol yang Kembali Berjaya di Karang Paci

Di bawah posisi Golkar terdapat PDIP dengan perolehan 200.883 suara, Gerindra 155.939 suara, dan PAN 110.063 suara. Karena itu di periode 2019-2024, partai terakhir bakal menggeser posisi wakil ketua yang sebelumnya dipegang Partai Demokrat. Di pileg kali ini, partai yang didirikan Susilo Bambang Yudhoyono itu hanya mendapatkan 99.337 suara. Terpaut 10.726 suara dengan PAN.

Baca Juga : Wajah Baru Kuasai Dapil Kota Minyak

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Kaltim, Syafruddin mengatakan, meski partainya tidak mendapatkan posisi wakil ketua DPRD Kaltim, dirinya bersyukur karena PKB memperoleh tambahan kursi.

Jika di pemilu sebelumnya partai tersebut hanya memperoleh empat kursi, di periode selanjutnya PKB mendapatkan lima kursi di DPRD Kaltim. “Raihan kursi PKB ini saya kira prestasi luar biasa,” katanya, Ahad (5/5/19).

PKB juga mendapatkan tambahan kursi di DPRD tingkat II. Jika di pemilu yang lalu PKB tidak memperoleh kursi di sejumlah kabupaten/kota di Kaltim, kini di sembilan daerah di Bumi Etam terdapat wakil rakyat yang berasal dari PKB.

“Bahkan PKB mendapatkan suara signifikan. Misalnya di Kutai Kartanegara, Bontang, Samarinda, Balikpapan, itu terisi semua. Hanya Kabupaten Barau yang belum terisi,” ungkapnya.

Kata dia, PKB meraih pimpinan DPRD di empat daerah. Antara lain Kutai Kartanegara, Bontang, Mahakam Ulu, dan Paser. Di daerah terakhir, partai yang didirikan KH. Abdurrahman Wahid ini menduduki pucuk pimpinan DPRD.

Kemudian PKB juga mendapatkan dua kursi di Penajam Paser Utara (PPU); Kutai Timur, Balikpapan, dan Kutai Barat masing-masing satu kursi, serta Samarinda tiga kursi. Secara keseluruhan, PKB memperoleh 25 kursi di seluruh kabupaten/kota  di Kaltim.

“Ditambah dengan lima kursi di DPRD Kaltim, kami mendapatkan 30 kursi di Pileg 2019 ini. Dibandingkan 2014, PKB mengalami lompatan kenaikan perolehan kursi 150 persen. Karena 2014 kami hanya mendapat 10 kursi di kabupaten/kota. Artinya ada penambahan 15 kursi,” terangnya.

Lakukan Evaluasi dan Incar Kursi Kepala Daerah

Syafruddin menyebut, perolehan kursi PKB yang signifikan di DPRD tingkat I dan tingkat II tersebut salah satunya disebabkan dukungan kepala daerah dan wakil kepala daerah di sejumlah kabupaten/kota.

“Sumbangan elektoral mereka pasti ada. Misalnya di Bontang kami didukung wakil walikota dan Paser kami didukung bupati Paser. Yang lainnya kerja tim. Ini menunjukkan PKB itu solid, mesin partainya bekerja maksimal, dan ada dukungan dari NU,” tuturnya.

Setelah tahapan pemilu, pihaknya akan melakukan evaluasi dan berupaya memperbaiki kekurangan-kekurangan di Pemilu 2019. Dia juga akan menata struktur partai. Syafruddin mengaku, evaluasi terpenting adalah belum adanya perolehan kursi PKB di Kabupaten Berau. “Kami harus melakukan evaluasi agar kami bisa membenahi kekurangan di Berau,” ucapnya.

Dalam waktu dekat PKB akan menyiapkan kader-kadernya untuk meramaikan kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kaltim. Pasalnya pada 2020, sembilan kabupaten/kota akan melangsungkan pilkada serentak.

“Sejak sekarang kami sudah persiapkan. Kami identifikasi kader-kader terbaik untuk berkompetisi di Pilkada 2020. Gambaran orang-orangnya sudah ada. Kami prioritaskan kader PKB untuk maju sebagai kepala daerah di Samarinda, Bontang, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Paser,” tutupnya. (*)

Penulis: Ufqil Mubin
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (4 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close