Advetorial

PT Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi Tabungan Air untuk Warga Gusung

PT Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi Tabungan Air bagi Warga Gusung
Tim Inovasi CSR PT Pupuk Kaltim, Sugiyanto (paling kiri), Ketua RT 03, Gusung, Udin Zaenudin, dan Irma Safni, Staf Departement CSR PT Pupuk Kaltim (paling kanan) menunjukkan salahsatu unit inovasi tabungan air yang sudah terpasang. (Humas PT Pupuk Kaltim)

Akurasi.id, Bontang – Saat ini masyarakat di Pulau Gusung tidak lagi kesulitan air bersih. Pasalnya, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui Departement CSR yang bekerja sama dengan PT KIE dan PT KDM menelurkan inovasi terbaru yang diperuntukkan bagi warga di pulau terdekat perusahaan tersebut. Program ini berupa inovasi pemurnian air hujan menjadi air bersih yang laik digunakan.

Inovasi ini muncul berdasarkan kondisi masyarakat pesisir yang selalu kesulitan air bersih. PT Pupuk Kaltim telah mendesain inovasi yang bermanfaat bagi warga pesisir. Maka muncul program inovasi tabungan air melalui pengembangan alat sandfilter penjaring (pemurnian air hujan ramah lingkungan).

Irma Safni, Staf Departement CSR PT Pupuk Kaltim, menjelaskan, bantuan inovasi tabungan air ini sudah diterapkan untuk warga Melahing. Dalam perjalannya, program tersebut terbukti sukses. Berikutnya diterapkan pada masyarakat Gusung.

“Kami harap masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Minimal mengurangi pembelian air bersih,” ujar Irma.

Program Sesuai Kondisi Masyarakat dan SDM

PT Pupuk Kaltim Luncurkan Inovasi Tabungan Air bagi Warga Gusung
Salahsatu rumah di Gusung yang sudah terpasang talang, tandon, dan alat penyaring. (Humas PT Pupuk Kaltim)

Sementara itu, Tim Inovasi CSR PT Pupuk Kaltim, Sugiyanto menambahkan, program ini merupakan solusi terbaik bagi warga pesisir. Karena sudah menyesuaikan dengan kondisi masyarakat dan sumber daya manusia (SDM) setempat.

PT Pupuk Kaltim sudah melakukan analisa dan penghitungan dalam pengolahan air laut menjadi air tawar. Program ini memiliki kesulitan yang cukup tinggi dan memakan dana yang besar. Karenanya, inovasi tabungan air ini dianggap tepat. Hanya membutuhkan alat-alat sederhana seperti talang air, tandon, filter berupa sandfilter dan UV sterilizer. Listrik yang dibutuhkan hanya 30 watt saja.

“Konsepnya menabung air. Menampung air hujan, disaring, dan langsung bisa digunakan sebagai air tawar bebas bakteri,” bebernya.

Dia menjelaskan, penyaringan dilakukan karena air hujan yang turun harus melewati atap rumah terlebih dahulu. Kemudian mengalir melalui talang dan jatuh ke tandon. Proses ini acap menghasilkan air hujan yang kotor. Penyebabnya cat atap mengelupas, kotoran burung, logam-logam berbahaya, dan lain sebagainya. Dengan saringan, air hujan menjadi bersih.

“Bersih tetapi belum laik konsumsi. Masih harus uji laboratorium terlebih dahulu,” tegas Sugiyanto.

Setelah ini, PT Pupuk Kaltim akan melakukan uji lab. Apabila hasilnya dinyatakan laik konsumi, warga Gusung bisa menggunakan air hasil saringan tersebut sebagai air minum atau keperluan lainnya.

Dana yang digelontorkan dalam program ini mencapai Rp 160 juta. Untuk pemasangan 120 talang dan aksesoris, penyediaan 22 tandon berkapasitas 3.000 dan 1.200 liter, serta alat sandfilter penjaring.

“Masing-masing rumah terpasang talang. Tetapi setiap 2 rumah hanya disediakan 1 tandon,” imbuhnya.

Mudahkan Warga Dapat Air Bersih

Mewakili warganya, Ketua RT 03, Gusung, Udin Zaenudin mengaku senang dengan program ini. Program ini memudahkan warganya mendapatkan air bersih serta mengurangi pembelian air bersih di darat. Kata dia, biasanya 2 hari sekali warga ke darat mengambil air. Sekarang, jika tandon dipenuhi air hujan, pengambilan air bisa 5 hari sekali.

Air bersih yang dihasilkan dari program ini sudah dimanfaatkan warga untuk mandi dan cuci pakaian.

Dengan adanya program tersebut, dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada manajemen PT Pupuk Kaltim. “Kami selalu mendoakan PT Pupuk Kaltim selalu lancar produksinya. Seluruh karyawan dan keluarganya diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Yusva Alam

5/5 (3 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close