HeadlineIsu Terkini

Pulang Cuti, Puluhan Pekerja Tambang di Kutim Positif Covid-19, Ada yang Kerja di Sangatta dan Kaliorang

Pasien positif Covid-19 Kutim
Kepala Dinkes Kutim dr Bahrani Hasanal ketika menyampaikan updet Covid-19. (Dok Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Lonjakan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) pada Minggu (5/7/20) hari ini, benar-benar membuat bulu kuduk berdiri. Bagaimana tidak, hanya dalam satu hari, terjadi ledakan pasien positif mencapai 20 orang. Itu menjadi rekor tertinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Baca juga :Udpet Covid-19 Kaltim: Sepekan Relaksasi, Pasien Positif Meledak hingga 30 Kasus

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim, dr Bahrani Hasanal mengakui, kalau memang terdapat tambahan kasus baru sebanyak 20 pasien. Dengan adanya tambahan kasus baru itu, maka kasus positif Covid-19 di Kutim telah mencapai angka 71 kasus.

“Iya benar ada penambahan kasus sebanyak 20 pasien, namun yang 1 pasien melakukan uji PCR di salah satu RS swasta yang memiliki alat uji sendiri, saat terpapar baru melapor ke kami, sementara yang lainnya merupakan karyawan yang baru balik usai melakukan cuti,” jelasnya saat dikonfirmasi media ini.
Bahrani menyebutkan, 19 orang terpapar virus corona di Kutim kini telah mendapatkan penanganan oleh Tim Gugus Tugas Covid-19 dan telah melakukan isolasi di RSUD Kudungga Sangatta maupun isolasi mandiri. Sementara satu orang yang terpapar Covid-19, merupakan pasien rumah sakit swasta di Sangatta.

“Mereka (RS swasta) memiliki sendiri alat uji PCR. Rencananya mereka itu ingin kami yang menangani. Sementara saat mereka memiliki sendiri alat PCR, dia tidak melaporkan ke kami. Begitu ada terpapar mereka langsung melaporkan kepada kami,” ungkap Bahrani.

Dijelaskan, 19 orang yang terpapar virus corona merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan telah melakukan uji laboratorium PCR di RSUD Kudungga Sangatta dan dinyatakan positif Covid 19. Ia menambahkan, orang yang terpapar pada hari ini merupakan karyawan perusahaan, baik yang berada di wilayah Sangatta, Bengalon dan Kaliorang. Namun pihaknya belum memberitahu secara rinci karyawan perusahaan mana.

“Saya lupa datanya, mereka dari perusahaan swasta baik tambang yang beroperasi di Sangatta ini, Bengalon maupun yang ada di Kaliorang,” paparnya.
Ia mengimbau masyarakat Kutim agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19. Lantaran sebagian besar yang terpapar adalah OTG yang sulit dideteksi jika tidak melakukan uji rapid test maupun PCR.

“Total orang yang terpapar positif Covid-19 di Kutim hingga dengan Minggu (5/7/20) sudah ada sebanyak 71 orang. Sembuh sebanyak 31 orang dan meningeal 1 orang. Masih dirawat sebanyak 37 orang,” ungkapnya.

Sementara orang dalam pemantauan (ODP) hingga saat ini berjumlah 590 orang, selesai pemantauan sebanyak 574 dan masih proses sebanyak 16 orang. Kasus pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 82 orang. Dan jumlah PDP yang dinyatatakan negatif sebanyak 30 orang dan 1 orang masih dalam proses. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close