Advetorial

Bagi Rapor Drive-Thru, Cara SMA Vidatra Cegah Kerumunan

Bagi Rapor Drive-Thru, Cara SMA Vidatra Cegah
Bagi rapor drive-thru diterapkan SMA Vidatra untuk untuk menghindari kerumanan. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Bagi rapor drive-thru, cara SMA Vidatra cegah kerumunan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Selain itu, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pembagian bingkisan Senin Sehat.

Akurasi.id, Bontang SMA Vidatra melaksanakan pembagian rapor secara drive-thru, Senin (18/1/2021). Selain menghindari kerumunan, langkah ini sekaligus untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di sekolah.

Kepala SMA Vidatra Rohmad Taufiq mengatakan, pembagian rapor semester I SMA Vidatra dilaksanakan 14 hari pasca siswa kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar usai libur panjang.

Baca Juga  Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari 2021

Selain pembagian rapor, kata Taufiq, SMA Vidatra juga membagikan bingkisan berupa makanan ringan untuk para siswa dalam rangka program Senin Sehat. Selain itu pihaknya juga membagikan faceshield dan masker dari SMA Vidatra dan Yayasan Pendidikan Vidya Dahana Patra (YPVDP).

“Di masa pandemi ini supaya mereka siap belajar dan mempertahankan kesehatan agar kondisi selalu fit,” ucapnya saat ditemui Akurasi.id, Senin (18/1/2021).

Sebelum pembagian rapor, para orang tua sebelumnya melaksanakan rapat pertemuan secara virtual dengan wali kelas masing-masing pada 4 Januari 2021 lalu. Di mana pada rapat tersebut, guru mengevaluasi hasil belajar siswa selama 1 semester.

Sedangkan pembagian rapornya dilaksanakan secara drive-thru dibagi menjadi dua kelompok. Taufiq memaparkan, pembagian rapor dilaksanakan di dalam dan di luar kompleks Badak LNG. Yakni di halaman SMA Vidatra dan PC 6 sekitar Masjid Al-Falah.

“Pembagian rapor untuk 575 siswa, di dalam kompleks ada dua pos. Sedangkan di PC 6 ada 5 pos drive-thru, kami bagikan untuk siswa yang tinggal di luar kompleks,” bebernya.

Baca Juga  Warga Sidrap Dikucur Air Bersih, Begini Rencana Pemkot Bontang
Bagi Rapor Drive-Thru, Cara SMA Vidatra Cegah
Kepala SMA Vidatra Rohmad Taufiq. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)Dewi/Akurasi.id)

Dalam kesempatan tersebut Taufiq menyebut pada pembelajaran semester II tahun ini tetap menggunakan metode belajar online sampai waktu yang ditentukan. Pihaknya memastikan proses pembelajaran berjalan lancar dengan membekali para siswa paket data internet untuk belajar secara daring.

“Selama proses pembelajaran online sejak Maret lalu, anak-anak pasti jenuh. Untuk itu para guru di SMA Vidatra dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengajar,” papar Taufiq.

Baca Juga  Sambut PON XX Papua 2021, Atlet Kaltim Mulai Jalani Tes Fisik

Dalam mengatasi kejenuhan itu, lanjut Taufiq, OSIS SMA Vidatra rencananya akan menggelar kegiatan dalam rangka perayaan HUT ke-43 SMA YPVDP. Yakni melaksanakan lomba fotografi tentang lingkungan rumah masing-masing. Selain itu ada lomba PUPG dan Tiktok dengan tema semangat belajar, motivasi, dan masa depan.

“Kegiatan ini tujuannya untuk menghibur dan jadi refreshing untuk siswa agar tidak jenuh,” jelasnya.

Untuk diketahui, tahun ini SMA YPVDP kembali membuka penerimaan siswa baru. Taufiq menuturkan, jumlah kuota sempat terpenuhi. Namun tingginya animo siswa yang akan mendaftar di SMA Vidatra, pihaknya kembali membuka kuota sebanyak satu kelas.

“Kami masih membuka peluang untuk siswa yang ingin mendaftar di SMA Vidatra. Kemudian akan kami seleksi,” pungkasnya.

Ambil Rapor Drive-Thru Lebih Efisien

Pengambilan rapor drive-thru dinilai lebih tepat. Hal ini diungkapkan Nela Susi Khodijah, siswa kelas 11 IPS 1 SMA Vidatra. Menurutnya pembagian rapor drive-thru lebih menghemat waktu dan menghindari kerumunan di masa pandemi ini.

“Menurut saya ambil rapor drive-thru lebih efisien. Karena enggak terlalu lama, enggak perlu ngantri, dan bisa diambil sendiri tanpa orang tua,” ucapnya.

Salah satu orang tua siswa Sabrina Sri Faradiva dari kelas 11 IPA 1, Kadidi Hasridin pun menyebut pelaksanaan pembagian rapor drive-thru dinilai sangat tepat. Ditambah saat ini Kota Taman -sebutan Bontang- telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca Juga  Sambut Baik Keberadaan SMSI Bontang, Basri Rase: Jangan Ada Media Abal-Abal

Pria yang merupakan pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang ini mendukung drive-thru agar masyarakat bisa menghindari kerumunan.

“Menurut saya ini sangat membantu. Adanya drive-thru ini kebutuhan siswa mendapatkan hasil evaluasi belajar tetap bisa terlaksana,” pungkasnya. (adv)

Penulis/Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks