CorakRagam

Tambah Medali di Ajang Porwanas Jatim, Jurnalis Kaltim Raih Medali Perak Karya Jurnalistik

Karya tulis jurnalistik Kaltim raih medali perak dalam Porwanas Kaltim. Setelah bersaing dengan 26 peserta yang menyajikan reportase dari objek liputan yang sama.

Akurasi.id, Jawa TimurJurnalis Kaltim meraih medali perak dalam Pekan Olahraga Nasional (Porwanas) XIII Jatim di Malang. Pada perhelatan yang diikuti lebih dari 2.000 wartawan dari 34 provinsi, Kaltim mencatatkan tambahan medali dari cabang karya tulis jurnalistik.

Pemenang lomba karya tulis diumumkan pada Jumat, 25 November 2022, di kantor BPSDM Jawa Timur, Kota Malang. Emas diraih oleh kontingen Jawa Timur lewat karya berjudul “Para Penjaga Serpihan Surga di CMC Tiga Warna” (https://www.harianbhirawa.co.id/para-penjaga-serpihan-surga-di-cmc-tiga-warna/).

Baca Juga  Perjuangan Perempuan Ini Melahirkan Bayi “Raksasa” di Hari Kemerdekaan

Perak dari Kaltim diperoleh dari karya tulis bertajuk “Merawat Benteng Kehidupan di Pesisir Sendang Biru” (https://kaltimkece.id/warta/lingkungan/merawat-benteng-kehidupan-di-pesisir-sendang-biru). Sementara medali perunggu diraih jurnalis dari kontingen Riau.

Lomba karya tulis ini diikuti 26 jurnalis yang mewakili provinsi masing-masing. Penulis dari Kaltim yang meraih medali perak adalah Felanans Mustari, penanggung jawab redaksi media siber kaltimkece.id.

“Dalam lomba ini, semua peserta bersama-sama menyajikan reportase dari objek liputan yang sama. Lokasinya di Pantai Clungup, Dusun Sendang Biru, Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumber Manjing Wetan, Kabupaten Malang,” jelas Fel, panggilan pendeknya.

Fel menyusun artikel bergenre ilmiah populer. Ia mengambil sudut pandang tulisan yaitu hubungan ekosistem mangrove, padang lamun, dan terumbu karang terhadap tangkapan ikan nelayan setempat. Karya tulis itu kemudian dinilai tiga dewan juri. Seorang juri dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) pusat, dua juri yang lain dari Jawa Timur.

Fel mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Terutama kepada seluruh pengurus dan anggota PWI Kaltim yang turut berlaga di Porwanas Jatim.

“Terima kasih pula untuk Prof Esti Handayani Hardi, guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, yang memberi banyak wawasan dari disiplin ilmunya dalam penyusunan karya tulis ini,” tutup Fel yang juga wakil ketua bidang organisasi PWI Kaltim. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

Print Friendly, PDF & Email

Baca Juga  INAgri: Rantai Pasok Tidak Efisien Sebabkan Mahalnya Harga Beras di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button