MENU

Sukses Restrukturisasi Hutang, Garuda Indonesia Batal Bangkrut

Ilustrasi - Pemerintah RI memastikan PT Garuda Indonesia (persero) tbk akan terhindar dari kebangkrutan pasca disetujuinya proposal perdamaian PKPU pada 17 Juni lalu.

Pemerintah memastikan Garuda Indonesia batal bangkrut. Garuda Indonesia batal bangkrut karena berhasil merestrukturisasi hutangnya.

JAKARTA — Setelah PT Garuda Indonesia (persero) Tbk berhasil memperoleh persetujuan atas proposal perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), pemerintah berusaha memastikan perusahaan penerbangan itu terhindar dari kebangkrutan.

Akurasi.id mengutip laporan dari VOA Indonesia, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmojo memastikan PT Garuda Indonesia (persero) tbk akan terhindar dari kebangkrutan, pasca disetujuinya proposal perdamaian PKPU pada 17 Juni lalu.

“Jadi secara PKPU kan bangkrut bisa terjadi kalau misalnya pemberi utang melakukan proses menuntut kebangkrutan, jadi secara bangkrut sudah pasti tidak, karena sudah ada putusan PKPU yang memberikan restrukturisasi hutang. Jadi sudah pasti tidak bangkrut,” ungkap Wamen BUMN yang sapaan akrabnya adalah  Tiko itu.

Meski begitu, ujar Tiko, pekerjaan rumah yang masih harus pemerintah selesaikan pasca putusan ini adalah menyehatkan neraca keuangan maskapai pelat merah tersebut. Tiko menjelaskan, pihak kementerian dan manajemen akan melakukan right issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau singkatan HMETD sebanyak dua kali.

“Jadi kalau secara teknis memang kita harus menyelesaikan dulu right issue pertama dari pemerintah, Rp7,5 triliun masuk dan Insya Allah right issue kedua yang memasukkan investor strategis. Dengan dua right issue tersebut memang Garuda baru benar-benar sehat secara neraca. Tapi dengan right issue pertama sudah mulai sehat secara neraca. Tapi memang secara operasional cash flow sudah sehat mulai sekarang,” tuturnya.

Baca Juga  Jokowi Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng, Apakah Masalah Selesai?

Bidik Investor

Terkait investor, menurutnya, pemerintah sedang membidik dua calon strategis. Pertama adalah pelaku bisnis maskapai penerbangan internasional. Ia meyakini, investor akan meminati Garuda mengingat potensi penumpang domestik Indonesia yang cukup tinggi.

Calon lainnya adalah investor finansial. Dengan potensi kinerja keuangan perseroan yang akan membaik, ia yakin, saham Garuda kelak akan banyak peminat.

“Kita lihat harga saham Rp 222 setelah disuspend ya. Kita meyakini EBITDA Garuda 2-3 tahun ke depan akan masuk keEBITDA yang baik. Situasi ke depan juga meningkat, sehingga kita harapkan banyak investor finansial yang melihat potensi saham Garuda,” katanya.

EBITDA merupakan singkatan dari Earning Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi. Secara umum, istilah merupakan alat untuk mengukur performa keuangan sebuah perusahaan. (*)

Sumber: VOA Indonesia
Editor: Yusva Alam

 

 

Share :

Print Friendly, PDF & Email
IKLAN SPACE AKURASI.ID DISEWAKAN
TINGGALKAN BALASAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
POPULER POST
JOB VACANCY
REKOMENDASI
INSTAGRAM FEED
[instagram-feed]