CorakRagam

HMB Bontang Gelar Nobar Film Kinipan, Hardirkan Pejabat Bontang dan Samarinda

HMB Bontang Gelar Nobar Film Kinipan, Hardirkan Pejabat Bontang dan Samarinda
HMB Cabang Bontang Adakan Nobar Film Kinipan. (Dok HMB Cabang Bontang)

HMB Bontang gelar nobar film Kinipan, hardirkan pejabat Bontang dan Samarinda. Kegiatan ini dihadiri  Wali Kota terpilih Basri Rase, Wali Kota Samarinda Andi Harun, dan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji.

 Akurasi.id, Bontang – Alam dan Manusia, dua hal yang saling terkait. Kadang memicu konflik demi kepentingan keduanya. Manusia mengeksploitasi alam secara besar-besaran hingga diambang kehancuran. Hal tersebut terangkum dalam kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film Kinipan yang digelar Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) Cabang Bontang beberapa waktu lalu.

Ketua HMB Cabang Bontang Rezwan Ananda mengungkapkan, adanya pemutaran film Kinipan dengan mengangkat tema masa depan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) ini dimaksudkan untuk mengedukasi pentingnya menjaga alam serta menggugah kesadaran untuk berpikir kritis.

“Tentu dalam film tersebut tampak jelas bagaimana keadaan alam kita saat ini, itu pun belum menjadi IKN,” ucapnya pada awak media.

Lanjut, Rezwan mengutarakan acara yang digelar turut dihadiri pejabat kota. Baik pejabat Kota Bontang maupun Kota Samarinda.

“Jadi, nobar pada malam hari ini turut dihadiri Wali Kota terpilih dalam hal ini ada Pak Basri Rase, Wali Kota Samarinda, yaitu Andi Harun dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Yaitu Seno Aji,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Seno Aji mengapresiasi HMB Bontang yang telah menggelar nobar meski di tengah pandemi.

Baca Juga  Tak Ingin Tebang Pilih Kepala OPD, Basri: Senior Memang Penting, Gesit Juga Saya Butuh

“Walau pandemi, tak menyurutkan semangat teman-teman untuk menggelar acara ini, itu sangat luar biasa,” ucapnya saat opening Diskusi.

Lebih lanjut, dalam diskusi tersebut Seno mengungkapkan dalam persiapan Kaltim menjadi IKN, pihaknya telah berdiskusi dengan Bapenas, dan akan mengutamakan tenaga kerja yang berkompetensi di Kaltim, selanjutnya akan memudahkan konsep wirausaha yang harus dimunculkan.

“Tahun ini akan selesai pembebasan lahan untuk jalan tol Samarinda-Bontang, dan akan selesai di tahun 2024. Itu sebagai penunjang untuk memfasilitasi daerah penyangga ibu kota baru, ekonomi akan bangkit dan penyerapan tenaga kerja,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks