Kabar Politik

Komisi II DPRD Ingatkan Pemkot Bontang Segera Cairkan Insentif Nakes Sebelum Idulfitri

Loading

Komisi II DPRD Ingatkan Pemkot Bontang Segera Cairkan Insentif Nakes Sebelum Idulfitri
Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam (kiri), Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam (kanan). (Dok Akurasi.id)

Komisi II DPRD ingatkan Pemkot Bontang segera cairkan insentif nakes sebelum Idulfitri. Dewan meminta Pemkot memberikan insentif nakes untuk 2020 terlebih dahulu.

Akurasi.id, Bontang – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang mengingatkan pemerintah Kota (Pemkot) karena insentif tenaga kesehatan (nakes) belum juga cair.

Perlu diketahui, tunggakan nakes Bontang terhitung Oktober, November, dan Desember 2020 hingga saat ini. Sementara untuk pembayaran insentif itu awalnya merupakan kewenangan pusat yang kemudian dilimpahkan ke daerah. Namun, pelimpahan, kewenangan tersebut tanpa disertai anggaran untuk membayar insentif.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam menjelaskan pihaknya sempat mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aser Daerah (BPKAD) Bontang sebulan yang lalu.

Jasa SMK3 dan ISO

Dalam RDP tersebut, BPKAD menegaskan akan melakukan pembayaran usai Pemkot menyusun Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

“Saya pun sempat kaget atas informasi yang disampaikan bahwa insentif tenaga kesehatan yang di tahun 2020 belum dibayarkan, sementara sempat ada janji sebelum bulan puasa akan di bayarkan. Sementara ini sudah mau Lebaran,” ungkap Rustam saat dikonfirmasi belum lama ini.

Rustam meminta setidaknya Pemkot memberikan insentif nakes untuk tahun 2020 terlebih dahulu. Agar bisa menikmati hasil kerja kerasnya selama ini.

Baca Juga  Demi Menangkan Paslon Sulaiman-Ikhwan, PDI Perjuangan Kaltim Terjun Langsung ke Paser

“Paling tidak bayar insentif nakes agar bisa menikmati hasil perjuangannya di tahun 2020 lalu. Kita ketahui bersama bagaimana mereka merawat pasien-pasien Bontang yang terpapar Covid-19,” harapnya.

Rustam menyebutkan Pemkot berkewajiban membayar insentif tersebut, karena itu merupakan hak dari para nakes.

Lanjutnya, setidaknya pemkot memberikan apresiasi untuk dedikasi para nakes mengingat pada tahun 2020, jumlah kasus positif Covid-19 sangat banyak di Bontang sehingga membuat seluruh Kelurahan mengalami zona merah kala itu.

“Para nakes sudah bekerja secara maksimal dan hasilnya bisa kita lihat sekarang tingkat kesembuhan sudah mencapai 96,9 persen. Oleh karena itu reward yang seharusnya di terima oleh para nakes dan para pejuang covid itu harus segera diberikan,” tegasnya.

Rustam meminta agar Pemkot dapat membayarkan insentif nakes untuk 3 bulan di tahun 2020. Sementara jika belum mampu di tahun 2021, DPRD akan ajukan di APBD perubahan.

Sementara, Anggota Komisi II DPRD Bontang, Nursalam mengatakan bahwa anggaran untuk pembayaran insentif nakes sudah tersedia. Akan tetapi hingga saat ini pihaknya belum mengetahui pasti persoalan mengapa insentif nakes belum disalurkan.

“Terkait anggarannya sudah tersedia. Akan tetapi kenapa tidak dibayar. Itu harus segera dibayar,” kata Nursalam.

Baca Juga  Perintah Kapolri Basmi Aksi Premanisme dan Pungli, Ini Kata Ketua DPRD Bontang

Oleh karena itu, Nursalam mendorong agar Pemkot Bontang secepatnya membayar insentif nakes, mengingat Lebaran tinggal menghitung hari.

“Kalau bisa secepatnya sebelum Lebaran sudah bisa terbayar,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button