HeadlineKabar Politik

Jika Pemprov Serius, Pimpinan Perusda Kaltim Bukan Dipilih Karena Kedekatan, Tapi Profesionalitas

Jika Pemprov Serius, Pimpinan Perusda Kaltim Bukan Dipilih Karena Kedekatan, Tapi Profesionalitas
Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK saat diwawancarai awak media. (Dok Akurasi.id)

Jika Pemprov Serius, Pimpinan Perusda Kaltim Bukan Dipilih Karena Kedekatan, Tapi Profesionalitas. Karena tujuan dibentuknya perusda, bukan untuk mengakomodir kerabat keluarga, tetapi untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kaltim.

Akurasi.id, Samarinda – Jalannya seleksi penerimaan komisaris dan direktur di sejumlah perusahaan daerah (perusda) milik Pemprov Kaltim memang sedang menjadi isu seksi. Ada banyak alasan yang melatari hal itu. Dari keberadaan yang perusda yang bisa dibilang cukup seksi. Hingga carut marutnya pengelolaan perusahaan plat merah tersebut.

Ketua DPRD Kaltim Makmur HAPK pun tidak luput memberikan komentarnya atas hal itu. Kepada wartawan yang menjumpainya di DPRD Kaltim, Jumat (30/4/2021) kemarin, Makmur berujar, kendati legislatif tidak memiliki peran langsung dalam seleksi pimpinan perusda. Namun wakil rakyat tetap berkewajiban memberikan pengawasan.

Alasannya, karena perusda merupakan bagian dari investasi jangka panjang yang dimiliki Pemprov Kaltim. Diantaranya untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) bagi APBD Kaltim. Maupun dalam mendorong geliat bisnis dan ekonomi di berbagai sektor yang dikembangkan melalui masing-masing perusda.

“DPRD Kaltim, memang tidak secara langsung terlibat dalam seleksi komisaris dan direktur perusda. Tapi kalau memang diminta masukan, ya kami akan berikan,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Makmur menyampaikan, dirinya memiliki harapan bahwa perusda yang telah dibentuk Pemprov Kaltim dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Mereka yang dipilih sebagai pimpinan tentunya pun harus mereka yang memiliki kompetensi di bidang itu. Serta profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Artinya, mereka yang ditunjuk sebagai pimpinan perusda, bukan sekadar untuk menggugurkan kewajiban atas berakhirnya masa tugas pimpinan yang sebelumnya. Melainkan bagaimana mereka yang nantinya ditunjuk sebagai komisaris dan direktur dapat menumbuh kembangkan perusda yang mereka pimpin.

Baca Juga  Jelang Idulfitri, Forkopimda Gelar Patroli Gabungan, Warga Dilarang Takbiran Keliling

“Tentunya kita berharap, perusda ikut serta memberikan sumbangsih. Dalam hal ini PAD. Sehingga bisa ikut memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat Kaltim,” katanya.

Perihal kemungkinan adanya komisaris dan direktur lama dari perusda pada seleksi ini, Makmur mengingatkan, agar Pemprov Kaltim benar-benar mengevaluasi kinerja mereka sebelumnya. Terutama bagi mereka yang dianggap tidak memberikan sumbangsih apapun bagi perusda, sebaiknya tidak diberikan lagi kepercayaan.

“Kalau saya, tentu tidak akan mau (memilih mereka yang sudah saya tahu kinerjanya biasa-biasa saja). Itu harapan semua. Makanya perlu adanya evaluasi. Pengalaman saya saat menjabat bupati Berau, ada beberapa perusda yang bermasalah dan tidak memberikan hasil, ya langsung saya bekukan,” tegasnya.

Menurutnya, jika memang Pemprov Kaltim benar-benar serius mengembangkan perusda yang telah didirikan. Maka seleksi pimpinan yang baru ini bisa menjadi ajang dan momentum tepat untuk melakukan itu. Caranya dengan memilih mereka yang dianggap punya kemampuan serta visi dan misi yang jelas.

“Kita tidak boleh segan-segan mengambil langkah. Kita harus terbuka sekali. Kita tidak boleh melihat itu siapa-siapa. Teman dan lainnya. Tetapi bagaimana profesionalitas,” imbuhnya. (*)

Penulis: Pewarta

Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks